• Home
  • Game
  • Fable Mundur Ke 2027, Xbox Ingin Beri Ruang Lebih Besar untuk RPG Garapan Playground Games
Fable Mundur Ke 2027, Xbox Ingin Beri Ruang Lebih Besar untuk RPG Garapan Playground Games

Fable Mundur Ke 2027, Xbox Ingin Beri Ruang Lebih Besar untuk RPG Garapan Playground Games

SHARE ARTIKEL INI

Salah satu RPG besar yang paling ditunggu dari Xbox akhirnya harus menunda kedatangannya. Fable, reboot dari franchise klasik milik Microsoft, kini tidak lagi ditargetkan rilis pada musim gugur 2026 dan resmi digeser ke Februari 2027.

Kabar ini disampaikan langsung oleh Mat Booty, Chief Content Officer sekaligus Executive Vice President Xbox, dalam episode terbaru Official Xbox Podcast. Menariknya, penundaan ini bukan disampaikan dengan nada darurat atau tanda bahwa pengembangannya bermasalah. Sebaliknya, Xbox justru menegaskan bahwa proyek tersebut sedang berada dalam kondisi yang baik.

Keputusan mundur ke awal 2027 disebut lebih berkaitan dengan strategi rilis, terutama agar Fable punya ruang sendiri untuk mendapatkan sorotan penuh.

Xbox Sebut Fable Berada dalam Kondisi Baik

Dalam pembahasannya, Booty sempat menyinggung performa Playground Games, studio yang saat ini menangani Fable sekaligus dikenal lewat seri Forza Horizon. Menurutnya, tim tersebut sedang bekerja dengan baik, baik untuk Forza Horizon 6 maupun Fable.

Ia menyebut bahwa Fable saat ini berada dalam kondisi yang bagus dan tim pengembang merasa percaya diri dengan arah proyek tersebut. Xbox juga dikatakan puas dengan perkembangan game ini sejauh ini.

Namun, alih-alih memaksakan rilis pada jendela musim gugur 2026, Microsoft memilih untuk menggeser jadwalnya ke Februari. Alasannya sederhana: Xbox ingin Fable punya momen rilis yang lebih kuat dan tidak terlalu berdesakan dengan game lain.

Bukan Sekadar Penundaan Biasa

Penundaan game besar memang sering memunculkan kekhawatiran, apalagi untuk proyek yang sudah lama dinantikan. Namun dalam kasus Fable, pesan yang disampaikan Xbox terasa lebih mengarah pada pengaturan momentum.

Booty menjelaskan bahwa mereka ingin memberikan game ini “window” atau ruang rilis tersendiri. Dengan begitu, Fable bisa tampil lebih maksimal ketika akhirnya diluncurkan.

Strategi seperti ini cukup masuk akal, terutama untuk game first-party besar yang membawa nama franchise lama. Fable bukan sekadar rilisan baru, tetapi juga upaya menghidupkan kembali salah satu RPG yang punya sejarah panjang di ekosistem Xbox.

Karena itu, memberi game ini panggung yang lebih bersih bisa menjadi langkah penting agar peluncurannya tidak tenggelam di tengah padatnya jadwal game besar lain.

Akan Muncul Lagi di Xbox Games Showcase 2026

Meski jadwal rilisnya mundur, Xbox memastikan fans tidak perlu menunggu terlalu lama untuk melihat perkembangan baru dari Fable. Booty menyebut bahwa game ini akan kembali diperlihatkan dalam Xbox Games Showcase 2026.

Ia menjanjikan akan ada cukup banyak hal yang bisa dilihat oleh pemain dari game tersebut. Pernyataan ini memberi sinyal bahwa showcase mendatang kemungkinan akan menjadi momen penting untuk memperlihatkan kondisi terbaru Fable, baik dari sisi gameplay, dunia, maupun arah presentasinya.

Dengan rilis yang kini mengarah ke Februari 2027, kemunculan di showcase tersebut bisa menjadi kesempatan besar bagi Xbox untuk membangun kembali antusiasme fans setelah pengumuman penundaan ini.

Playground Games Punya Beban Besar

Nama Playground Games selama ini sangat identik dengan Forza Horizon, seri racing open-world yang menjadi salah satu andalan Xbox. Karena itu, keputusan memberikan Fable kepada studio ini sejak awal memang cukup menarik perhatian.

Di satu sisi, Playground punya reputasi kuat dalam membangun dunia yang luas dan visual yang memanjakan mata. Di sisi lain, Fable adalah RPG fantasi dengan ekspektasi yang sangat berbeda dari game balap.

Dengan waktu tambahan hingga Februari 2027, Playground Games punya ruang lebih untuk mematangkan proyek ini sebelum akhirnya dilepas ke publik. Xbox sendiri tampaknya ingin memastikan bahwa kembalinya Fable tidak hanya memenuhi jadwal, tetapi juga benar-benar terasa sebagai momen besar.

Untuk saat ini, penundaan tersebut mungkin mengecewakan sebagian fans yang berharap bisa memainkannya lebih cepat. Namun jika langkah ini memang membuat Fable mendapatkan panggung yang lebih layak dan kualitas akhir yang lebih solid, Februari 2027 bisa menjadi waktu yang tepat untuk membawa franchise ini kembali bersinar.

Previous
NetEase Tarik Pendanaan LAGI! Studio Baru Eks Produser Dragon Quest Sempat Goyah!
Next
Era Baru Tekken Dimulai, Kohei Ikeda Resmi Tutup Perjalanan 20 Tahun di Bandai Namco

OUR SOCIAL MEDIA

Featured Article

LATEST ARTICLE

thumbnail2
Disambut Positif di Luar Negeri, Game Lokal RUNNING TRAIN Malah Dibajak di Negeri Sendiri
thumbnail2
Project GT Dipertanyakan Komunitas, Identitas Studio dan Rekam Jejak Tim Belum Jelas
thumbnail2
Project GT, Game “Waifu Mobil” dari Tim Berpengalaman di miHoYo hingga Tencent, Tembus Target Kickstarter
thumbnail2
Kakao Games Siapkan Produk Budaya Tradisional untuk The World of Goblins, MMORPG Joseon Fantasy dari Supercat
thumbnail2
Evie Stellar Blade: BLOOD RAIN Dianggap Terlalu Muda, Shift Up: Main Dulu Baru Nilai

TRENDING ARTICLE

thumbnail2
Kong Studios Umumkan Guardian Maiden, RPG Pixel Art Baru dari Developer Guardian Tales
thumbnail2
Limbus Company Bahasa Indonesia Kini Tersedia Lewat Fansub Komunitas
thumbnail2
Project GT, Game “Waifu Mobil” dari Tim Berpengalaman di miHoYo hingga Tencent, Tembus Target Kickstarter
thumbnail2
HoYoverse Menang Kasus Fitnah di China, Content Creator Dihukum Bayar Rp1,33 Miliar dan Minta Maaf Publik
thumbnail2
Tier List Star Savior Indonesia Terbaru (PvE, PvP & Arcana)
thumbnail2
thumbnail2
thumbnail2
thumbnail2
thumbnail2
thumbnail2