• Home
  • Game
  • Project GT, Game “Waifu Mobil” dari Tim Berpengalaman di miHoYo hingga Tencent, Tembus Target Kickstarter

Project GT, Game “Waifu Mobil” dari Tim Berpengalaman di miHoYo hingga Tencent, Tembus Target Kickstarter

SHARE ARTIKEL INI

Underboard Media — Konsep mengubah kendaraan menjadi karakter anime mungkin bukan sesuatu yang sepenuhnya baru. Namun, Project GT mencoba membawanya ke arah yang cukup berbeda dengan memadukan koleksi karakter, balapan berkecepatan tinggi, dan pertarungan action RPG secara real-time.

Dalam game ini, mobil yang terinspirasi dari kendaraan dunia nyata diwujudkan sebagai karakter humanoid perempuan yang disebut Car-Girl. Pemain nantinya dapat mengoleksi, mengembangkan, dan menyusun mereka menjadi tim untuk dimainkan dalam mode solo maupun co-op.

Secara sederhana, Project GT mungkin mudah dibayangkan sebagai “Uma Musume versi mobil”. Bedanya, game ini tidak hanya berfokus pada perlombaan, tetapi juga mencoba memasukkan sistem combat dan pembangunan tim ke dalam pengalaman bermainnya. Game ini direncakan juga akan rilis di Console, PC & Mobile

Mobil Dunia Nyata Diubah Menjadi Karakter Anime

Daya tarik utama Project GT terletak pada para Car-Girl. Mereka bukan sekadar karakter anime yang mengendarai mobil, melainkan representasi humanoid yang desain dan kemampuannya diklaim mengambil inspirasi dari prototipe kendaraan dunia nyata.

Pendekatan tersebut berpotensi menarik dua kelompok pemain sekaligus: penggemar game anime dan pencinta otomotif. Namun, sejauh ini belum ada penjelasan lengkap mengenai lisensi merek kendaraan yang digunakan. Karena itu, lebih aman menyebut desainnya sebagai karakter yang terinspirasi dari mobil dunia nyata, bukan adaptasi resmi dari merek tertentu.

Project GT juga akan berlatar di sebuah dunia yang terdampak fenomena badai elektronik. Pemain harus membangun tim, meningkatkan statistik dan kemampuan karakter, lalu menghadapi berbagai tantangan menggunakan kombinasi racing dan pertarungan real-time.

Balapan dan Combat Jadi Satu Pengalaman

Project GT tidak diposisikan sebagai game balapan anime biasa. Kemampuan setiap karakter disebut dapat memengaruhi jalannya permainan, sementara pemain juga perlu mengembangkan skill dan menyusun komposisi tim yang sesuai.

Konsep tersebut terdengar menarik, tetapi mekanisme penggabungan antara racing dan action RPG masih menjadi pertanyaan besar. Belum diketahui apakah pertarungan berlangsung sambil mengemudi, muncul di segmen khusus, atau menggunakan format berbeda di luar lintasan.

Detail mengenai sistem koleksi karakternya juga belum sepenuhnya jelas. Meski memiliki elemen pengumpulan dan peningkatan karakter, Project GT belum dapat langsung disebut sebagai game gacha karena model monetisasinya belum dikonfirmasi.

Keberhasilan game ini nantinya akan sangat bergantung pada kemampuan tim menyatukan dua jenis gameplay tersebut. Racing dan action RPG sama-sama membutuhkan sistem yang kuat agar salah satunya tidak terasa hanya sebagai pelengkap.

Dikembangkan Tim dengan Pengalaman di Perusahaan Besar

Berdasarkan keterangan pada halaman kampanyenya, Project GT dikembangkan oleh tim yang mengklaim memiliki anggota berpengalaman di perusahaan seperti miHoYo, Tencent, NetEase, Lilith Games, dan Sunborn Network.

Klaim ini tentu menarik karena perusahaan-perusahaan tersebut memiliki pengalaman besar dalam mengembangkan game anime, mobile, dan live-service. Meski begitu, belum dijelaskan secara rinci posisi setiap anggota, proyek yang pernah mereka tangani, maupun seberapa besar keterlibatan mereka di perusahaan sebelumnya.

Karena itu, Project GT sebaiknya tidak langsung disebut sebagai game buatan mantan developer Genshin Impact atau judul besar lain sebelum tersedia informasi yang lebih terperinci.

Berhasil Melampaui Target Kickstarter

Kampanye Kickstarter Project GT berlangsung dari 12 Mei hingga 11 Juni 2026. Proyek ini berhasil mengumpulkan sekitar US$5.100 dari target awal US$2.000, atau sekitar 255 persen dari target, dengan dukungan 124 backer.

Secara persentase, pencapaian tersebut terlihat cukup tinggi. Namun, angka absolutnya tetap terbilang kecil jika dibandingkan dengan ambisi fitur yang ditawarkan, mulai dari karakter 3D, racing, action combat, progression, hingga mode co-op.

Hal ini belum tentu berarti proyeknya bermasalah. Kickstarter tersebut bisa saja digunakan sebagai sarana validasi pasar, promosi, atau pendanaan tambahan, bukan sebagai seluruh biaya pengembangan. Sayangnya, fungsi utama dana kampanye tersebut belum dijelaskan secara rinci.

Beberapa paket backer juga mencantumkan estimasi pengiriman pada September 2026. Jadwal tersebut terlihat cukup agresif, terlebih detail mengenai apakah tanggal itu merujuk pada rilis penuh, early access, beta, atau build khusus pendukung belum dijelaskan.

Konsep Menarik yang Masih Menyimpan Banyak Pertanyaan

Project GT memiliki ide yang kuat dan mudah menarik perhatian. Perpaduan karakter anime, otomotif, balapan, dan action RPG memberi proyek ini identitas yang cukup berbeda dari game koleksi karakter lainnya.

Namun, masih ada beberapa hal penting yang perlu diperjelas, termasuk detail integrasi combat dan racing, model monetisasi, platform rilis, lisensi desain kendaraan, ketersediaan co-op sejak peluncuran, serta status pengembangannya saat ini.

Kampanye Kickstarter yang berhasil menunjukkan bahwa sudah ada kelompok awal yang tertarik dengan konsepnya. Meski begitu, keberhasilan akhirnya akan ditentukan oleh seberapa baik tim Project GT menerjemahkan ide “mobil menjadi waifu” menjadi game yang benar-benar solid, bukan hanya konsep yang menarik di atas kertas.

Sumber: Kampanye Kickstarter Project GT.

Next
Kakao Games Siapkan Produk Budaya Tradisional untuk The World of Goblins, MMORPG Joseon Fantasy dari Supercat

OUR SOCIAL MEDIA

Featured Article

LATEST ARTICLE

thumbnail2
Project GT, Game “Waifu Mobil” dari Tim Berpengalaman di miHoYo hingga Tencent, Tembus Target Kickstarter
thumbnail2
Kakao Games Siapkan Produk Budaya Tradisional untuk The World of Goblins, MMORPG Joseon Fantasy dari Supercat
thumbnail2
Evie Stellar Blade: BLOOD RAIN Dianggap Terlalu Muda, Shift Up: Main Dulu Baru Nilai
thumbnail2
Baru Berjalan Sekitar 6 Bulan, Girls’ Frontline: Fire Control Umumkan Tutup Server Agustus 2026
BUKAN MITOS! Kingdom Hearts IV Kembali Muncul, Sora Siap Membuka Babak Baru di Nintendo Switch 2
BUKAN MITOS! Kingdom Hearts IV Kembali Muncul, Sora Siap Membuka Babak Baru di Nintendo Switch 2

TRENDING ARTICLE

thumbnail2
Kong Studios Umumkan Guardian Maiden, RPG Pixel Art Baru dari Developer Guardian Tales
thumbnail2
Limbus Company Bahasa Indonesia Kini Tersedia Lewat Fansub Komunitas
thumbnail2
HoYoverse Menang Kasus Fitnah di China, Content Creator Dihukum Bayar Rp1,33 Miliar dan Minta Maaf Publik
thumbnail2
Project GT, Game “Waifu Mobil” dari Tim Berpengalaman di miHoYo hingga Tencent, Tembus Target Kickstarter
thumbnail2
Tier List Star Savior Indonesia Terbaru (PvE, PvP & Arcana)
thumbnail2
thumbnail2
thumbnail2
BUKAN MITOS! Kingdom Hearts IV Kembali Muncul, Sora Siap Membuka Babak Baru di Nintendo Switch 2
Rangkuman Nintendo Direct 2026: Zelda Ocarina of Time Remake, Kingdom Hearts IV, Xenoblade Genesis, dan Banyak Game Switch 2 Baru
Final Fantasy Resonance Diumumkan, Square Enix Siapkan RPG HD-2D Pertama untuk Seri Final Fantasy