Memasuki Q2 tahun 2026, tepatnya di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, kembali digelar event pop culture jejepangan yang cukup menarik perhatian, yaitu Anifest. Event ini diselenggarakan oleh Chisana Organizer pada tanggal 18 hingga 19 April 2026 di Balikpapan Ocean Square, salah satu venue yang cukup sering digunakan untuk acara sejenis.
Tim kami berkesempatan untuk datang langsung dan menikmati suasana event ini. Secara keseluruhan, pengalaman weekend kali ini bisa dibilang cukup berkesan. Lalu, apa saja yang bisa ditemukan di Anifest 2026?
Cosplayer Beragam Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu highlight utama dari event jejepangan tentu saja para cosplayer, dan Anifest kali ini tidak mengecewakan.
Berbagai karakter hadir mulai dari anime, game, hingga karakter meme yang sedang trending. Tidak hanya itu, para cosplayer juga terlihat sangat menikmati acara dan ramah terhadap pengunjung.
Namun, ada satu hal yang cukup menjadi keluhan, yaitu suhu venue yang terasa panas. Dengan jumlah pengunjung yang ramai, ditambah pendingin ruangan yang kurang optimal, membuat beberapa pengunjung dan cosplayer harus keluar venue untuk beristirahat.
Selain itu, akses ke fasilitas seperti toilet juga cukup jauh, sekitar 10 hingga 15 menit berjalan kaki. Hal ini tentu cukup menyulitkan, terutama bagi cosplayer yang perlu touch up atau merapikan kostum mereka.
Booth Komunitas yang Variatif dan Interaktif
Selain cosplayer, booth komunitas juga menjadi daya tarik tersendiri di Anifest 2026.
Berbagai komunitas dari Balikpapan dan wilayah Kalimantan turut meramaikan event ini. Pengunjung bisa menemukan banyak aktivitas menarik, seperti:
- Area bermain Beyblade
- Komunitas Pokémon TCG
- Racing simulator
- Karaoke lagu jejepangan
Meski menarik, beberapa booth sempat mengeluhkan keterbatasan aliran listrik yang berdampak pada operasional mereka.
Salah satu booth yang cukup mencuri perhatian adalah komunitas BorneoSim. Kami sempat berbincang dengan salah satu perwakilan mereka, yaitu Mas Indy.
Menurutnya, antusiasme terhadap event ini sudah terasa bahkan sebelum hari pelaksanaan, berkat promosi dari penyelenggara. Saat hari H, pengunjung yang datang tidak hanya dari komunitas game balap, tapi juga dari pecinta otomotif yang penasaran dengan pengalaman racing simulator yang mereka tawarkan.
Ia juga berharap ke depannya event seperti ini bisa semakin berkembang dan menarik lebih banyak komunitas untuk berpartisipasi.
Rundown Acara yang Variatif di Dua Hari Berbeda
Anifest 2026 juga menghadirkan berbagai aktivitas panggung yang cukup menarik.
Di hari pertama, pengunjung disuguhkan kompetisi anisong serta berbagai penampilan dari band lokal dan dance group. Suasana semakin meriah dengan sesi Random Play Dance yang menjadi penutup hari pertama.
Sementara di hari kedua, fokus acara bergeser ke kompetisi coswalk, yang menghadirkan suasana berbeda dengan highlight pada performa cosplay.
Event kemudian ditutup dengan pengumuman pemenang dari berbagai kompetisi yang telah berlangsung selama dua hari.

Kesimpulan
Secara keseluruhan, Anifest 2026 memberikan pengalaman yang cukup menyenangkan. Dengan harga tiket sekitar Rp25.000, pengunjung bisa merasakan suasana seperti berada di festival Jepang, lengkap dengan cosplay, komunitas, dan berbagai aktivitas menarik.
Event ini terasa seperti sebuah “matsuri versi lokal”, dengan banyak NPC (cosplayer) dan side quest (aktivitas booth) yang bisa dinikmati sepanjang hari.
Meski begitu, beberapa aspek seperti suhu venue dan fasilitas masih perlu diperhatikan agar pengalaman pengunjung bisa lebih maksimal ke depannya.
Terlepas dari itu semua, Anifest tetap menjadi salah satu event pop culture yang layak untuk dikunjungi di Kalimantan Timur.

















