Satu lagi bukti kalau industri game lokal nggak ada habisnya bikin gebrakan di kancah internasional. Toge Productions bersama developer The Wild Gentlemen (tim di balik kesuksesan Chicken Police) resmi merilis karya terbaru mereka: Moses & Plato: Last Train to Clawville.
Lupakan sosok detektif keren nan karismatik yang selalu punya jawaban benar. Di game ini, kamu bakal berperan sebagai duo detektif yang “apes” di atas kereta mewah Clawville Express. Alih-alih jadi pahlawan, mereka malah jadi tersangka utama dalam kasus pembunuhan diplomatik yang bisa memicu perang dunia!
Table of Contents
Plot: Diplomat Tewas, Perang Dunia di Depan Mata
Berlatar di Wilderness Universe, kamu akan memerankan duo detektif: Moses Wildflower, seekor rubah merah yang intuitif, dan rekannya Plato Palladias.

Misi mereka awalnya sangat krusial: mengawal seorang duta besar dalam misi perdamaian untuk mencegah pecahnya perang antara dua kekuatan raksasa. Namun, saat kereta sedang melaju menuju stasiun terakhir, sang duta besar ditemukan tewas secara misterius. Karena mereka adalah detektif yang bertugas menjaga korban, tuduhan pun langsung mengarah ke mereka berdua.
Moses dan Plato hanya punya waktu sampai kereta berhenti di stasiun tujuan untuk menemukan pembunuh asli atau mereka bakal berakhir di penjara sementara dunia hancur karena perang.
Gameplay: Investigasi Detektif yang Beneran Kerja
Berbeda dengan visual novel detektif yang biasanya cuma “numpang lewat” di dialog, Moses & Plato memaksa lo buat aktif mikir:
- Sistem Mind Garden (Papan Deduksi): Inilah jantung permainannya. Lo harus menghubungkan berbagai petunjuk, profil karakter, dan bukti fisik di dalam “kebun pikiran” Moses. Kesalahan dalam menarik kesimpulan bisa berakibat fatal pada jalan cerita dan ending yang lo dapatkan.
- Animal Senses (Indra Binatang): Sebagai rubah, Moses punya keunggulan sensorik. Lo bisa menggunakan indra penciuman untuk mendeteksi aroma mencurigakan atau perubahan emosi penumpang, serta indra penglihatan tajam untuk menemukan detail bukti yang tersembunyi.
- Manajemen Waktu yang Kejam: Kereta terus bergerak secara real-time. Setiap interogasi atau pencarian bukti akan memakan waktu. Lo nggak bisa mewawancarai semua orang secara mendalam, jadi prioritas siapa yang lo curigai adalah kunci.
- 12 Penumpang, 12 Rahasia: Ada 12 karakter unik di atas kereta—mulai dari bangsawan sombong sampai pelayan misterius yang semuanya punya motif. Didukung dengan full voice acting, tiap interogasi terasa sangat imersif.
Review Singkat: Visual Noir yang Berkelas
Secara visual, game ini menggunakan gaya Photorealistic Anthropomorphic dengan latar belakang 2.5D. Atmosfer era 1920-an dapet banget; mulai dari lighting yang redup sampai detail interior gerbong kereta yang mewah.
Skor Akhir Underboard.id: 8.6/10
“Moses & Plato bukan sekadar game soal hewan pakai jas. Ini adalah simulasi detektif yang cerdas, menantang IQ, dan punya gaya penceritaan noir yang sangat jarang ditemukan di platform PC saat ini.”
Ketersediaan dan Harga
Game ini sudah tersedia mulai 14 April 2026 di platform PC (Steam & GOG). Buat lo fans berat Ace Attorney, Danganronpa, atau sekadar kangen dengan narasi tajam ala Chicken Police, game ini wajib masuk ke library lo sekarang juga.
Spesifikasi
| Fitur | Minimum | Rekomendasi |
|---|---|---|
| OS | Windows 10 (64-bit) | Windows 11 (64-bit) |
| Processor | Intel Core i3-2100 / AMD Phenom II X4 965 | Intel Core i5-4670K / AMD FX-8370 |
| Memory | 4 GB RAM | 8 GB RAM |
| Graphics | NVIDIA GeForce GTS 450 (1GB) | NVIDIA GeForce GTX 750 Ti (2GB) |
| DirectX | Versi 11 | Versi 11 |
| Storage | 6 GB tersedia | 6 GB (SSD Disarankan) |