• Home
  • Game
  • EA Bakal Masukin Iklan Kedalam Game Premium?! EA Advertising Diperkenalkan, Iklan Brand Bakal Masuk ke Game dengan Cara yang Diklaim “Lebih Natural”
EA Bakal Masukin Iklan Kedalam Game Premium?! EA Advertising Diperkenalkan, Iklan Brand Bakal Masuk ke Game dengan Cara yang Diklaim "Lebih Natural"

EA Bakal Masukin Iklan Kedalam Game Premium?! EA Advertising Diperkenalkan, Iklan Brand Bakal Masuk ke Game dengan Cara yang Diklaim “Lebih Natural”

SHARE ARTIKEL INI

EA kembali membuat langkah yang kemungkinan besar akan jadi bahan diskusi panjang di kalangan gamer. Perusahaan tersebut kini memperkenalkan EA Advertising, sebuah platform baru yang dirancang untuk membawa iklan brand masuk lebih dalam ke dalam game-game pilihan mereka.

Sebenarnya, iklan di dalam game bukan hal yang benar-benar baru untuk EA. Perusahaan ini sudah beberapa kali menampilkan bentuk promosi brand di beberapa judul besarnya. Namun, EA Advertising terlihat seperti langkah yang lebih serius dan terstruktur, karena platform ini dibuat khusus untuk mempermudah brand menampilkan produk atau identitas mereka di dalam ekosistem game EA.

Menariknya, EA tidak memposisikan iklan ini sebagai sesuatu yang sekadar ditempel begitu saja. Lewat EA Advertising, perusahaan tersebut ingin menghadirkan integrasi yang disebut lebih natural dan tidak mengganggu pengalaman bermain. Tentu saja, klaim seperti ini masih perlu dibuktikan langsung ketika implementasinya mulai lebih sering muncul di game-game EA.

Fokus Utama Masih di Game Sports dan Live-Service

Jika melihat halaman resmi EA Advertising, fokus platform ini saat ini cukup jelas mengarah ke game sports live-service milik EA. Beberapa franchise seperti EA Sports FC, Madden NFL, dan Skate menjadi contoh game yang disorot sebagai ruang potensial bagi brand untuk hadir secara interaktif.

Pilihan ini sebenarnya cukup masuk akal. EA memang punya portofolio game olahraga yang sangat kuat, dan format sports game secara alami lebih mudah menerima kehadiran sponsor. Dalam pertandingan olahraga sungguhan, iklan di papan stadion, jersey, replay, hingga siaran televisi sudah menjadi bagian dari pengalaman menonton.

EA tampaknya ingin membawa logika yang sama ke dalam game. Dengan begitu, iklan tidak hanya muncul sebagai pop-up atau banner terpisah, tetapi menjadi bagian dari atmosfer pertandingan atau dunia permainan itu sendiri.

Selain game sports, The Sims 4 juga ikut menjadi salah satu game yang disorot dalam layanan ini. Kehadiran The Sims 4 cukup menarik karena game tersebut punya ruang ekspresi visual dan kustomisasi yang luas, sehingga integrasi brand bisa hadir dalam bentuk yang berbeda dari game olahraga.

Dari Sponsored Replay sampai Outfit Khusus Brand

EA Advertising mengarah pada konsep yang disebut sebagai in-game integration. Artinya, iklan tidak hanya ditempatkan di luar gameplay, tetapi dimasukkan ke dalam elemen yang memang terlihat oleh pemain saat bermain.

Beberapa contoh yang disebutkan termasuk sponsored replay, banner media dalam game dengan logo brand, hingga outfit khusus yang berfokus pada identitas brand tertentu. Untuk game olahraga, format seperti ini bisa terasa cukup relevan karena menyerupai sponsor dalam siaran pertandingan nyata.

Misalnya, sponsored replay dapat dibuat mirip dengan tayangan ulang di acara olahraga televisi. Banner brand juga bisa ditempatkan seperti papan sponsor di stadion. Sementara outfit khusus dapat menjadi cara lain bagi brand untuk hadir melalui kustomisasi visual.

Dari sisi brand, pendekatan ini jelas menarik. Mereka tidak hanya membeli ruang iklan, tetapi juga masuk ke dalam pengalaman bermain yang aktif. Bagi EA, platform ini membuka peluang baru untuk memanfaatkan game sebagai medium promosi yang lebih imersif.

Tetap Berpotensi Jadi Kontroversi

Meski EA menyebut pendekatan ini tidak akan mengganggu pemain, iklan di dalam game tetap menjadi topik yang sensitif. Banyak gamer tidak masalah jika iklan terasa sesuai konteks, terutama di game olahraga yang memang dekat dengan dunia sponsorship. Namun, ada juga yang merasa bahwa iklan di dalam game berbayar atau live-service bisa terasa terlalu invasif.

Salah satu pertanyaan besar saat ini adalah apakah EA akan memberi opsi kepada pemain untuk menonaktifkan iklan dalam game. Untuk sekarang, belum jelas apakah fitur seperti itu akan tersedia.

Jika opsi tersebut ada, hal itu bisa menjadi kompromi yang cukup baik antara kebutuhan brand dan kenyamanan pemain. Namun, karena brand kemungkinan akan berinvestasi langsung melalui platform ini, ada kemungkinan iklan tersebut akan menjadi bagian tetap dari pengalaman bermain dan tidak bisa dikustomisasi oleh pemain.

Di sinilah tantangan terbesar EA Advertising berada. Integrasi iklan yang terlalu agresif bisa membuat pemain merasa pengalaman bermain mereka dikorbankan. Sebaliknya, jika diterapkan dengan rapi dan sesuai konteks, format seperti ini mungkin bisa terasa lebih natural, terutama di game yang memang punya nuansa olahraga atau sosial.

EA Harus Membuktikan Klaim “Tidak Mengganggu”

EA menyebut bahwa iklan melalui EA Advertising akan diterapkan dengan cara yang tidak mengganggu pengalaman pemain. Namun, klaim ini baru bisa benar-benar dinilai setelah platform tersebut digunakan lebih luas di game-game EA.

Apalagi, EA sendiri sudah cukup sering menjadi perbincangan ketika membahas live-service. Cara perusahaan ini menangani game layanan jangka panjang kerap menuai pro dan kontra. Di sisi lain, berita soal penutupan game EA juga cukup sering terdengar, sehingga menambahkan elemen iklan ke dalam campuran tersebut berpotensi memengaruhi persepsi pemain terhadap perusahaan.

Pada akhirnya, EA Advertising bisa menjadi langkah bisnis yang besar bagi EA, tetapi juga membawa risiko reputasi yang tidak kecil. Jika iklan benar-benar dibuat menyatu dengan pengalaman bermain, terutama di game olahraga, pemain mungkin bisa menerimanya. Namun, jika terasa terlalu memaksa, platform ini bisa menjadi sumber kontroversi baru.

Untuk sekarang, EA Advertising menjadi sinyal bahwa iklan dalam game kemungkinan akan semakin sering dibahas ke depannya. Pertanyaannya bukan lagi sekadar apakah iklan akan masuk ke dalam game, tetapi bagaimana cara publisher menempatkannya tanpa membuat pemain merasa terganggu.

Previous
CounterSide Umumkan EOS Agustus 2026, StudioBside Siapkan Proyek Reboot
Next
Dua Petinggi Xbox Game Studios Hengkang, Akan Ada Perubahan Besar Untuk Xbox?!

OUR SOCIAL MEDIA

Featured Article

LATEST ARTICLE

thumbnail2
CounterSide Umumkan EOS Agustus 2026, StudioBside Siapkan Proyek Reboot
EA Bakal Masukin Iklan Kedalam Game Premium?! EA Advertising Diperkenalkan, Iklan Brand Bakal Masuk ke Game dengan Cara yang Diklaim "Lebih Natural"
EA Bakal Masukin Iklan Kedalam Game Premium?! EA Advertising Diperkenalkan, Iklan Brand Bakal Masuk ke Game dengan Cara yang Diklaim "Lebih Natural"
Dua Petinggi Xbox Game Studios Hengkang, Akan Ada Perubahan Besar Untuk Xbox?!
Dua Petinggi Xbox Game Studios Hengkang, Akan Ada Perubahan Besar Untuk Xbox?!
Capcom Siapkan Stream Spesial Pragmata untuk Father’s Day, Pengisi Suara Hugh dan Diana Ikut Hadir
Capcom Siapkan Stream Spesial Pragmata untuk Father’s Day, Pengisi Suara Hugh dan Diana Ikut Hadir
Crimson Desert Tembus 6 Juta Kopi, Penjualannya Masih Kuat Setelah Rilis
Penjualan Crimson Desert Tembus 6 Juta Kopi!

TRENDING ARTICLE

thumbnail2
Kong Studios Umumkan Guardian Maiden, RPG Pixel Art Baru dari Developer Guardian Tales
thumbnail2
Project GT, Game “Waifu Mobil” dari Tim Berpengalaman di miHoYo hingga Tencent, Tembus Target Kickstarter
thumbnail2
HoYoverse Menang Kasus Fitnah di China, Content Creator Dihukum Bayar Rp1,33 Miliar dan Minta Maaf Publik
thumbnail2
Tier List Star Savior Indonesia Terbaru (PvE, PvP & Arcana)
thumbnail2
Limbus Company Bahasa Indonesia Kini Tersedia Lewat Fansub Komunitas
thumbnail2
Dua Petinggi Xbox Game Studios Hengkang, Akan Ada Perubahan Besar Untuk Xbox?!
Capcom Siapkan Stream Spesial Pragmata untuk Father’s Day, Pengisi Suara Hugh dan Diana Ikut Hadir
Crimson Desert Tembus 6 Juta Kopi, Penjualannya Masih Kuat Setelah Rilis
Sutradara Final Fantasy VII Revelation Sebut RPG Modern Harus Lebih dari Sekadar "Ditonton"
Lebih Bagus Dari Pokémon Pokopia?! Tales of Seikyu Jadi Alternatif Life Sim Cozy di Steam untuk Fans Stardew Valley dan Pokémon Pokopia