Xbox kembali menjadi sorotan setelah dua sosok penting di balik Xbox Game Studios dikabarkan meninggalkan perusahaan. Craig Duncan, yang saat ini menjabat sebagai Head of Xbox Game Studios, telah mengumumkan kepergiannya dari perusahaan. Tidak hanya itu, Louise O’Connor, Chief of Staff Xbox Game Studios, juga dipastikan ikut hengkang.
Kepergian dua nama besar ini terjadi di tengah periode yang cukup sensitif bagi Xbox. Dalam beberapa waktu terakhir, berbagai pembahasan soal arah bisnis, pendapatan, hingga rencana “reset” internal mulai ramai dibicarakan. Meski belum tentu semua hal tersebut saling berkaitan secara langsung, timing kepergian Duncan dan O’Connor jelas membuat situasi Xbox semakin menarik untuk diperhatikan.
Craig Duncan sendiri baru mengambil alih posisi Head of Xbox Game Studios pada November 2024. Dengan begitu, masa kepemimpinannya di posisi tersebut berlangsung kurang dari dua tahun.
Craig Duncan Tinggalkan Posisi Head of Xbox Game Studios
Kabar kepergian Craig Duncan disampaikan melalui email internal kepada staf Xbox. Email tersebut pertama kali dilaporkan oleh TheGameBusiness, yang mendapatkan isi pesan internal tersebut.
Dalam pesannya, Duncan menyampaikan bahwa ketika ia mulai memimpin Xbox Game Studios, fokus utamanya adalah melayani studio, tim, dan orang-orang yang membuat game di bawah naungan Xbox. Ia juga menyinggung upaya untuk menghadirkan game berkualitas, memperkuat budaya kerja antarstudio, serta membantu membentuk masa depan bisnis Xbox Game Studios.
Duncan juga menyebut bahwa selama masa kepemimpinannya, Xbox Game Studios berhasil menghadirkan sejumlah peluncuran game yang berjalan mulus dan memberikan kontribusi positif bagi bisnis perusahaan.
Kepergian Duncan membuat struktur pelaporan di Xbox Game Studios sementara berubah. Sampai pengganti permanen ditunjuk, seluruh developer di bawah banner Xbox Game Studios akan melapor kepada Matt Booty, Xbox Chief Content Officer.
Karier Panjang Duncan di Industri Game
Craig Duncan bukan nama baru di industri video game. Kariernya dimulai pada 2002 sebagai development manager di Codemasters. Setelah sekitar lima tahun di sana, ia bergabung dengan Midway Games sebagai studio head untuk studio North East England.
Setelah Midway mengalami kebangkrutan, Duncan kemudian melanjutkan kariernya ke Sumo Digital sebagai development director. Perjalanan penting berikutnya datang pada 2011, ketika ia bergabung dengan Rare.
Di Rare, Duncan bertahan hampir 14 tahun. Pengalamannya yang panjang di studio tersebut menjadi salah satu bagian besar dari reputasinya sebelum akhirnya ia naik ke posisi Head of Xbox Game Studios pada 2024.
Dengan rekam jejak sepanjang itu, kepergian Duncan tentu bukan sekadar pergantian jabatan biasa. Ia merupakan salah satu figur yang cukup lama berada dalam ekosistem Xbox dan memiliki pengalaman langsung dalam pengelolaan studio game.
Louise O’Connor Juga Ikut Hengkang
Dalam email yang sama, Craig Duncan juga mengonfirmasi bahwa Louise O’Connor akan meninggalkan Xbox Game Studios. O’Connor sebelumnya menjabat sebagai Chief of Staff Xbox Game Studios dan disebut sebagai sosok yang kreatif, penuh pertimbangan, serta menjadi partner yang dipercaya dalam mendukung berbagai studio di bawah Xbox.
O’Connor bahkan memiliki sejarah yang lebih panjang di industri game dibanding Duncan. Ia bergabung dengan Rare pada 1999 dan telah menghabiskan sekitar 26 tahun di studio tersebut dalam berbagai peran.
Posisinya sebagai Chief of Staff Xbox Game Studios dimulai pada Agustus 2025, setelah pembatalan Everwild, game fantasy action-adventure yang sebelumnya dikembangkan Rare. Dengan kepergian O’Connor, Xbox kembali kehilangan salah satu sosok internal yang cukup lama berada dalam lingkup studio first-party mereka.
Terjadi di Tengah Isu “Xbox Reset”
Kabar mundurnya Duncan dan O’Connor datang hanya beberapa hari setelah sebuah surat internal dari Xbox CEO Asha Sharma muncul secara online. Dalam surat tersebut, Sharma menyebut bahwa Xbox telah menginvestasikan lebih dari 20 miliar dolar AS selama lima tahun terakhir, namun pendapatan tahunan perusahaan disebut mengalami penurunan hampir setengah miliar dolar dalam periode yang sama.
Surat tersebut juga menyinggung perlunya sebuah “Xbox reset”, frasa yang langsung memicu banyak spekulasi. Sejumlah insider industri kemudian mengklaim bahwa Xbox kemungkinan akan menghadapi gelombang PHK besar pada awal Juli.
Meski belum ada konfirmasi bahwa kepergian Duncan dan O’Connor berkaitan langsung dengan isu tersebut, situasinya tetap memberi gambaran bahwa Xbox sedang berada dalam fase perubahan besar. Pergantian kepemimpinan di level tinggi, pembahasan soal reset bisnis, dan rumor efisiensi internal membuat kondisi Xbox Game Studios saat ini terasa cukup dinamis.
Xbox Game Studios Masuki Babak Baru
Kepergian Craig Duncan dan Louise O’Connor menandai perubahan penting untuk Xbox Game Studios. Dua sosok ini bukan hanya memegang posisi strategis, tetapi juga memiliki sejarah panjang di dalam ekosistem Xbox dan Rare.
Untuk sementara, Matt Booty akan menjadi titik pelaporan utama bagi developer di bawah Xbox Game Studios sampai pengganti Duncan ditentukan. Namun, pertanyaan besarnya tentu bukan hanya soal siapa yang akan mengisi kursi tersebut, melainkan bagaimana Xbox akan membentuk arah baru untuk studio-studio first-party mereka ke depan.
Dengan berbagai tekanan bisnis, rumor restrukturisasi, dan pembicaraan soal “Xbox reset”, kepergian dua petinggi ini membuat masa depan Xbox Game Studios semakin menjadi perhatian. Xbox jelas masih memiliki banyak franchise besar dan studio penting, tetapi periode transisi ini bisa menjadi salah satu momen paling menentukan bagi arah strategi mereka dalam beberapa tahun ke depan.