• Home
  • Review
  • Review Yakuza Kiwami 3 – Refreshing di Okinawa, Tapi Story-nya Paling Lemah?

Review Yakuza Kiwami 3 – Refreshing di Okinawa, Tapi Story-nya Paling Lemah?

SHARE ARTIKEL INI

Yakuza Kiwami 3 merupakan remake dari seri klasik PlayStation 3, yaitu Yakuza 3, yang kembali melanjutkan kisah Kazuma Kiryu. Setelah dua seri sebelumnya banyak berfokus di Kamurocho, kali ini latar tempat berubah drastis ke daerah pinggiran yang lebih tenang Okinawa.

Dengan tambahan ekspansi cerita bertajuk Dark Ties, pertanyaannya: apakah remake ini berhasil menjadi versi yang lebih baik dari seri klasiknya?

Performa Sangat Solid, Bahkan di Steam Deck

Dari sisi performa, Yakuza Kiwami 3 tampil sangat impresif.

Saya memainkan game ini di Steam Deck, dan hasilnya benar-benar memuaskan. Dengan sedikit penyesuaian setting, game bisa berjalan stabil di 30 FPS hanya dengan konsumsi daya sekitar 3 watt. Bahkan jika tidak ingin melakukan tweaking, performanya sudah cukup bagus straight out of the box.

Hal ini tak lepas dari optimalisasi Dragon Engine yang sejak lama dikenal ramah untuk PC low-end. Dengan dukungan berbagai opsi scaling seperti DLSS, FSR 3.1, hingga Intel XeSS, game ini terasa fleksibel untuk berbagai spek.

Kalau kalian ingin merasakan sensasi jalan-jalan virtual di Jepang khususnya Okinawa tanpa PC high-end, Kiwami 3 masih sangat aman dimainkan.

Fighting Mechanics Lebih Variatif

Salah satu perubahan paling menarik ada di sistem combat.

Di Kiwami 3, untuk pertama kalinya Kiryu benar-benar belajar menggunakan senjata secara serius. Jika di seri sebelumnya senjata hanya bisa diambil sebentar sebelum rusak, kali ini Kiryu mempelajari Ryukyu Style, gaya bertarung khas Okinawa yang berfokus pada penggunaan senjata seperti:

  • Arit
  • Nunchaku
  • Rantai
  • Tongkat

Style default tetap Dragon of Dojima, yang berfokus pada dodge dan counter berbasis slow-motion saat menghindar. Sementara Ryukyu Style menawarkan mekanik parry menekan tombol tangkis di waktu yang tepat untuk membuka celah musuh.

Semua variasi ini makin berkembang saat mengaktifkan Dragon Boost, sistem power-up yang membuat Kiryu lebih kebal, membuka combo tambahan, serta memperkuat ultimate.

Ditambah sistem Heat Action yang tetap jadi ciri khas seri ini, combat terasa penuh variasi dan brutal dengan lingkungan yang interaktif.

Jika kalian mencari game yang fokus pada aksi gebuk-gebukan penuh gaya, Kiwami 3 masih sangat satisfying.

Aktivitas Bejibun, Okinawa Jadi Refreshment

Ciri khas Yakuza selalu ada di side activities, dan Kiwami 3 tetap mempertahankannya.

Dari:

  • Baseball
  • Bowling
  • UFO Catcher
  • Dart
  • Mahjong
  • Blackjack
  • Poker

Sampai vending machine yang bisa digunakan untuk recovery stamina.

Meski terasa vending machine di seri ini tidak se-unik Zero atau Kiwami 1, tetap saja konten sampingannya sangat banyak.

Karena setting di Okinawa, Kiryu juga mengurus panti asuhan Morning Glory, di mana ia berperan sebagai figur ayah. Aktivitas seperti menjahit, memasak, membantu PR anak-anak, bercocok tanam ala Harvest Moon, hingga memancing tombak jadi bagian gameplay yang unik.

Bahkan membantu PR anak SD pun dibuat dalam bentuk minigame yang surprisingly menantang.

Bagi yang lelah dengan suasana Kamurocho, Okinawa terasa sebagai penyegaran besar lebih santai, lebih hangat, tapi tetap menyimpan konflik.

Story & Expansion Dark Ties

Secara cerita, Kiwami 3 melanjutkan fase “slow living” Kiryu setelah melihat Daigo menjadi Sixth Chairman Tojo Clan. Kiryu memilih pindah ke Okinawa untuk menjalani kehidupan tenang sebagai pengurus panti asuhan.

Namun tentu saja, konflik Yakuza tak pernah benar-benar pergi. Perselisihan dengan Yakuza lokal dan berbagai intrik akhirnya menyeret Kiryu kembali ke dunia lama.

Banyak yang menyebut pacing di seri ini terasa lambat. Secara pribadi, alurnya masih terasa fun dan cukup engaging untuk diselesaikan. Namun memang, jika dibandingkan dengan Zero, kualitas antagonis dan kedalaman konflik terasa lebih lemah.

Karena itulah hadir ekspansi Dark Ties, yang memperdalam motivasi salah satu antagonis utama. Ekspansi ini memberikan konteks tambahan yang sebelumnya hanya disinggung sekilas di cerita utama.

Saran terbaik:

  • Jika ingin kejutan penuh, mainkan Kiwami 3 dulu.
  • Jika ingin memahami lore dan motivasi karakter lebih dalam, lanjutkan ke Dark Ties setelah tamat.

Kesimpulan

Yakuza Kiwami 3 bisa dibilang memiliki cerita paling “ringan” dibanding seri sebelumnya. Bukan berarti jelek, tapi tidak serumit dan se-mindblowing Yakuza 0.

Namun di sisi lain:

  • Combat lebih variatif
  • Aktivitas sangat banyak
  • Setting Okinawa terasa refreshing
  • Performa sangat stabil bahkan di Steam Deck

Game ini seperti jeda napas dalam saga panjang Kiryu sebelum konflik besar berikutnya.

Bagi pemain baru, ini tetap pengalaman solid.

Bagi fans lama, ini mungkin bukan puncak cerita tapi tetap bagian penting dalam perjalanan Kiryu Kazuma.

Dan dengan performa yang ramah untuk berbagai spek, Kiwami 3 tetap layak dimainkan di 2026.

Previous
Judul Game Dragon Ball 2027 Diduga Bocor, Project Age 1000 Ternyata Xenoverse 3?
Next
Dosa Gacha! 7 Game Mobile yang Wajib Dihindari Saat Bulan Puasa

OUR SOCIAL MEDIA

Featured Article

LATEST ARTICLE

thumbnail2
Update Terbaru Honkai Star Rail 4.4 Rilis 15 Juli 2026, Hadirkan Himeko Nova dan Kolaborasi Fate/stay night Phase 2
thumbnail2
Tiket Konser Wuthering Waves Sold Out di Banyak Negara, Tur “To the New World” Lanjut ke Los Angeles
thumbnail2
Moonlit Orchard, Game Farming Sim Lokal dari Surabaya yang Gabungkan Sihir dan Dunia Mitologi
NVIDIA Diam-Diam Jual Lagi GeForce RTX 3060, Harganya Justru Lebih Mahal dari Saat Rilis
NVIDIA Diam-Diam Jual Lagi GeForce RTX 3060, Harganya Justru Lebih Mahal dari Saat Rilis
Tidak Akan Ada Baldur's Gate 4? Tak Mau Dibayangi Kesuksesan Baldur's Gate 3 Larian Studios
Tidak Akan Ada Baldur's Gate 4? Tak Mau Dibayangi Kesuksesan Baldur's Gate 3 Larian Studios

TRENDING ARTICLE

thumbnail2
Kontroversi Valko Love and Deepspace Memanas, Papergames Dikritik karena Dianggap Abaikan Pemain Lama
thumbnail2
Project GT, Game “Waifu Mobil” dari Tim Berpengalaman di miHoYo hingga Tencent, Tembus Target Kickstarter
thumbnail2
Love and Deepspace Batalkan Valko, Developer Minta Maaf ke Pemain
Harga GTA VI di Indonesia! Sudah Bisa Pre-Order!
Harga GTA VI Indonesia, Sudah Bisa Pre-Order Sekarang!
Kabar Terbaru Final Fantasy Resonance, Bawa Kisah Brave Exvius ke Format HD-2D untuk Konsol dan PC
Kabar Terbaru Final Fantasy Resonance, Bawa Kisah Brave Exvius ke Format HD-2D untuk Konsol dan PC
Review The Adventures of Elliot: The Millennium Tales Indonesia, Indah Tapi Terkesan Repetitif
thumbnail2
Review Pragmata: Eksperimen Berani Tapi Kurang Memuaskan?
Review Flydigi Direwolf 4: Controller Budget Alternatif Apex 5
Review Flydigi Apex 5: Controller Terbaik Buat Kalian Yang Punya Budget!
Kuloniku thumbnail