Seperti yang kalian tahu, semenjak perilisannya game ini memiliki banyak kontroversi, mulai dari penggunaan AI, performance issue, sampai penggiringan opini dari beberapa pengguna sosial media bahkan creator dan jurnalis di media game.
Banyak dari mereka mengeluhkan game ini karena puzzle yang terlalu sulit, control yang tidak nyaman, cerita yang sangat biasa, sampai dunianya yang hampa dan kosong, tapi setelah gua memainkan game ini, apakah hal itu benar adanya? pada review ini, gua akan sharing tentang apa yang telah gua rasakan setelah memainkan game ini, walaupun memang belum 100% menyelesaikan segala activity di Crimson Desert, tapi mari kita bahas sebagian besar hal yang ditawarkan oleh Crimson Desert pada para pemainnya.
Crimson Desert adalah sebuah game RPG Open World Action Adventure, yang dikembangkan oleh Pearl Abyss, dan Di-publish oleh Pearl Abyss, mungkin nama Pearl Abyss terdengan tidak asing dibeberapa kuping kalian, karena mereka adalah developer yang juga mengerjakan dan merilis Black Desert, Sebuah game MMORPG yang sempat sangat viral dan rame dimasanya, dan Pearl Abyss juga banyak memasukan dan menggunakan elemen Black Desert kedalam Crimson Desert Kali ini, bukan berarti buruk, namun hal ini membuat sebuah unsur yang cukup fresh disebuah game Single Player, dan mari kita masuk ke pembahasan Crimson Desert.
Table of Contents
VISUAL Terbaik Dari Pearl Abyss
Satu hal yang langsung gua rasakan saat melihat game ini pertama kali adalah visualnya, game ini memiliki visual yang menurut gua sangat amat bagus, fidelity game ini betul betul tajam, particle yang bertebaran didunia Pailune betul betul terasa akurat dan pas, semua detail pakaian, armor, dedaunan terasa betul betul nyata dan dikerjakan dengan sepenuh hati.
Bahkan setiap daerah pada game ini memiliki ciri khas dan identitasnya masing masing, setiap gua berjalan jalan mengelilingi Pailune, gua selalu menemukan sesuatu yang baru, dan hal itu membuat kita penasaran, presentasi visual game ini benar benar bisa membawa kita untuk melakukan eksplorasi eksplorasi yang terkadang hanya untuk memuaskan rasa penasaran kita saja, atau hanya sekedar untuk menikmati pemandangan, walaupun tak jarang juga, dibeberapa tempat ikonik, kita bisa menemukan item-item yang cukup rare dan penting.
Perpaduan warna pada game ini juga cukup baik, kesan vibrance ditempat-tempat tertentu membuat dunianya terasa sangat amat hidup, apalagi kita juga dapan melihat para NPC beraktifitas selayaknya manusia nyata, dan hal ini membuat dunia dari Crimson Desert benar benar terkesan “Hidup”.
Namun hal yang harus kalian garis bawahi adalah, mungkin di 10-15 jam awal, kalian akan melihat visual yang berulang ulang, design musuh yang serupa, dan kota yang sama, ini menurut gua bisa jadi hal baik dan buruk:
- Sisi Baiknya: hal ini menandakan bahwa game ini betul betul memiliki dunia dan konten yang banyak, sampai sampai di 15 jam awal, kalian belum benar benar mengetahui keseluruhan dunia game ini, bahkan terkadang tutorial masih muncul, bisa kalian bayangkan, sebanyak apa konten yang ditawarkan oleh Crimson Desert.
- Sisi Buruknya: Dengan Opening yang sangat lama, diangka 10-15 jam, banyak player yang akan merasa bosan terlebih dahulu, dan enggan untuk melanjutkan game ini, karena “terkesan” slow phase, dan membosankan.
Namun secara garis besar, gua bisa bilang, ini mungkin game open world dengan kualitas visual yang sangat amat baik, semua dikerjakan sepenuh hati, dan gak jarang gua cuma diem didepan sebuah pemandangan, cuma untuk berfoto, karena emang sebagus itu pemandangan dan visual di Crimson Desert.
Performance Cukup Baik
Gua memainkan game ini pada platform PC melalui Steam, dan berikut adalah spesifikasi PC yang digunakan untuk memainkan game ini:
- Intel Core i5-14600KF
- AMD RX 9070 XT 16GB
- DDR5 32GB 16X2 6000MHZ
- Installed On Samsung 990 Pro NVME M.2 SSD 2TB
Pada Spesifikasi PC ini, gua memainkan Crimson Desert pada setingan cinematic di resolusi 1440P dengan FSR Native, dan FPS yang gua dapatkan beriksar diangka 85-105 FPS, dan menurut gua dengan presentasi visual sebaik ini, dan menginat ini sebuah game open world single player, ini sudah bisa dibilang cukup tinggi, dan sangat playable.
Saat perilisan awal game ini memang terbilang memiliki beberapa performance issue, walaupun memang tidak terlalu parah, namun cukup mengganggu feel permainan, mulai dari micro stutter, sampai texture popping yang cukup sering terjadi, namun seiring update berjalan, hal ini sudah mulai diperbaiki, bahkan saat ini gua pribadi sudah tidak pernah menemukan micro stutter, dan frame drop, walaupun texture popping masih cukup terasa, apalagi saat kalian sedang terbang dengan kecepatan cukup tinggi.

Dan yang gua suka, Crimson Desert juga menggunakan engine pribadi, bukan unreal engine 5, dan hal ini membuat game ini memiliki performa dan visual yang cukup khas, game ini menggunakan BlackSpace engine, sebuah engine yang memang dibuat khusus oleh Pearl Abyss untuk game Crimson Desert ini.
Problem lain yang dikeluhkan oleh banyak gamers adalah masalah input lag, namun gua pribadi tidak merasakan sebuah input lag yang berarti, dan gua memainkan game ini menggunakan FlyDigi Apex 5, dan rasanya semua berjalan sangat aman, dan baik baik saja, tanpa kendala yang berarti, terkecuali fitur frame generation pada game ini kita nyalakan, baru gua bisa bilang ada input lag yang cukup berarti, dan ini sangat amat bisa dimaklumi.
Story Terasa Setengah Hati
Prolog Crimson Desert langsung membawa kita ke tengah sebuah konflik besar, diantara Kliff dan Kelompoknya, yaitu Greymanes, diawal permainan kita tiba-tiba diserang oleh kelompok rival dari Greymanes, yang bernama Black Bears, serangan ini membuat banyak anggota Greymanes tumbang, sementara sisanya yang selamat tercerai beraii di seluruh Benua Pywel, bahkan kliff ikut terlihat tumbang pada pertempuran pembuka ini.
Namun ceritanya tidak berhenti disini, tiba tiba kita atau kliff, terbangun disebuah tempat aneh, bernama Realm Of Uncertainty, yang berada disebuah dimensi lain dengan nuansa futuristik yang cukup kontras dengan dunia game utama, dan disinilah kliff mendapatkan sebuah kekuatan baru.

Dan seperti yang sudah bisa kalian tebak, selanjutnya kita hanya perlu menemukan sisa-sisa kelompok kita yang terpencar untuk membalaskan dendam, namun ditengah perjalanan kliff mendapatkan tugas baru, dimana dia harus mengalahkan Kailok The Hornsplitter, seeorang sosok yang cukup berbahaya yang suka merebut kekuasaan secara paksa.
Keberhasilan dalam misi ini membuka jalan baru. Kliff mulai mendapatkan kepercayaan dari tokoh-tokoh penting seperti Shakatu dan Marquis Serkis, yang kemudian mendukung langkahnya untuk membangun kembali Greymanes.
Dengan dukungan yang mulai berdatangan, Kliff memulai kembali Greymane Clan dari Howling Hill. Namun, ini baru awal dari perjalanan panjangnya.
Masih banyak anggota Greymanes yang tersebar di seluruh Pywel, dan tugas Kliff selanjutnya adalah menemukan mereka satu per satu. Dari sinilah cerita Crimson Desert mulai berkembang lebih luas, menggabungkan balas dendam, persatuan, dan perjuangan untuk bangkit dari kehancuran.
Setelah kalian baca sinopsis ini, pasti cerita dari game ini terkesan sangat amat klise bukan? dan yak, gua bisa bilang sisi terlemah game ini memang storynya, bener bener biasa aja, entah kenapa ya, gua pribadi gak menemukan ikatan emosional antara player dan Main Character, gua betul betul tidak perduli tentang cerita dari game ini, karena memang semuanya hampir disampaikan dengan sangat light.
Bahkan Main Quest game ini memiliki vibe side quest, tidak ada yang terkesan grande, ataupun dibuat spesial, inilah sisi terlemah game Crimson Desert, sisi story dan quest line yang benar-benar flat, buat kalian yang berharap dapet something special dan bold dari sisi cerita, gua rasa ini memang bukan game untuk kalian, gua gak bilang game ini punya cerita sampah, namun buat gamers yang sudah cukup sering main game AAA Open World, RPG, atau Narrative Driven, cerita game ini benar-benar terasa, BIASA BANGET.
Rasanya Pearl Abyss harus banyak belajar dalam sisi penulisan, karena dunia game ini memiliki potensi yang cukup besar, sayang rasanya melihat potensi dunia Pearl Abyss di siasiakan.
AUDIO Yang Kurang Maksimal
Mungkin ini hal yang cukup biasa lainnya, jujur untuk ambience sound game ini, gua bisa bilang cukup akurat, mulai dari langkah kaki, suara angin, suara hewan hewan kecil, sampai suara ujan, gua bisa bilang ini cukup akurat, namun tidak ada yang spesial, mereka ibarat micin aja, ada jadi lebih enak, pun gak ada, bisa tergantikan dengan hal lain.
Ditambah dialog antar karakter juga terkadang terasa cukup delay, dan ini mengurangi sisi immersive dari sebuah game, dan yang lebih nyebelin adalah, karakter utama game ini memiliki voice actor yang bener bener sangat amat biasa, terkadang emosi dari tiap karakter seperti tidak tersampaikan pada dialognya, dan ini ngebuat gua kurang engage sama story game ini, terlebih gua adalah orang yang lebih memilih mendengarkan dialog, ketimbang baca subtitle, hal ini cukup disayangkan, karena kita jadi kurang bisa menikmati sisi cerita dari game ini, udah mah ceritanya biasa aja, ditambah pembawaan ceritanya juga kurang maksimal, jadi makin males buat ngikutin ceritanya, Namun kalau dari sisi combat audio, gua bisa bilang audio game ini cukup berhasil, suara adu pedang, suara skill, semuanya cukup Satisfying.
Eksplorasi Menjadi Nilai Jual Utama
Ini adalah sisi terkuat dari game Crimson Desert, bagaimana tidak, dunia yang ditawarkan benar benar luas, walaupun dibeberapa titik terkesan kosong, tapi hal ini bisa sangat dimaklumi, karena titik kosong tersebut biasanya diisi dengan puzzle, pemandangan alam, atau collectible item yang bisa kalian temukan.
Hampir seluruh area yang terlihat itu bisa kalian datangi, dan jujur, game ini berhasil banget bikin para playernya penasaran untuk mengunjungi seluruh pelosok areanya, mungkin agar lebih mudah dibayangkan, feel eksplorasi game ini sangat mirip dengan The Witcher 3, atau Zelda BOTW dan TOTK, sebagus itu guys feel eksplorasinya, bener bener memuaskan, dan rewarding banget.
Ditambah lagi game ini punya mounting sistem yang menarik, mulai dari, kuda, naga, sapi, bisa kalian naiki, dan dijadikan mounting, asli ini seru banget, ditambah lagi mekanisme traversal lain seperti gliding dan grapling yang bikin eksplorasi game ini terasa semakin menarik dan menyenangkang.
Walaupun game ini menyediakan fitur fast travel, gua pribadi sangat jarang menggunakannya, karena memang lebih menarik berjalan menelusuri map game ini, ditambah, terkadang kita akan menemukan item seperti weapon, atau armor yang bisa kaliat looting saat berjalan jalan dalam dunia Crimson Desert, sangan disayangkan jika kita sedikit-sedikit menggunakan fast travel.
Character Progression Cukup Balance
Selayaknya Game RGP pada umumnya, game ini menawarkan fitur upgrade, mulai dari skill, sampai equipment, tapi jujur, gua pribadi terkadang tidak terlalu memperhatikan hal ini, bukan karena tidak perduli, namun memang, game ini tetap bisa kalian nikmati tanpa upgrade hal hal ini, tapi itu membuat difficulty game ini menjadi susah.
Dan diawal-awal hal ini agak terkesan overwhelming dan agak sulit dipahami, namun seiring kalian memainkan game ini, hal ini ternyata cukup mudah dipahami, dan jika berbicara tentang upgrade equipment kita pasti membutuhkan crafting material, dan material ini bisa kalian temui dimana mana, bahkan bisa kalian beli dibeberapa merchant.
Dan untuk skill upgrade, kalian cukup baca aja detailnya, cukup disampaikan dengan baik oleh deksripsi game ini, dan memang unlockable skill disini bisa dibilang sangat amat bervariatif, mulai dari Quality Of Life, sampai special skill, dan semua ini bisa kalian cocokan dengan playstyle kalian masing masing, karena memang crimson desert membebaskan build sesuai apa yang para playernya inginkan.
Puzzle Yang Cukup Absurd
Harus diakui, puzzle pada game ini memang terkesan absurd dan membingungkan, bukan karena player yang memiliki skill issue, tapi kurangnya penjelasan dan clue membuat beberpa puzzle terkesan tidak bisa dipecahkan.
Bayangkan, ada beberapa puzzle yang mengharuskan kita menyambungkan sebuah kabel terputus ditengah hutan, tanpa penjelasan apapun, dan tidak sedikit gamers yang menjadikan youtube sebagai kunci untuk menyelesaikan puzzle-puzzl absurd ini, dan buat kalian yang familiar dengan game Zelda, beberapa Puzzle memiliki vibe yang memang cukup mirip dengan Zelda Tears Of The Kingdom.
Gameplay & Combat Yang Sangat Memuaskan
Jujur sedari awal gua memainkan game ini, combat game ini lansung membuat gua terikat dengan game ini, walaupun dibeberapa titik memang kombinasi tombolnya cukup banyak, tapi seiring kalian memainkan game ini, rasanya cukup normal dan bisa dipahami, terlebih jika kalian memang fans game action, rasanya kalian akan sangat puas dengan combat game ini.
Game ini memberikan beragam senjata yang bisa kalian pake dan sesuaikan dengan playstyle kalian, bahkan tangan kosong pun menjadi opsi yang sangat menarik, terkesan seperti sedang bermain WWE, dan hal ini sangat menyenangkan, namun memang combo tangan kosong game ini cukup membutuhkan button yang banyak, dan membuat beberapa player merasa pusing, tapi gua sendiri sih cukup terbiasa dan fine-fine saja.
Jika membahas variasi musuh, kalian disini akan cukup banyak bertemu dengan beragam tipe musuh, mulai dari manusia, sampai monster, dan tidak jarang kalian akan dipertemukan dengan encounter yang ramai, bukan one by one, feels encounter game ini bener bener mirip sama the witcher 3, atau dragons dogma II.
Untuk Masalah Boss Fight game ini juga cukup menyediakan beragam boss fight dengan pendekatan berbeda, dan hal ini membuat setiap fight jadi menyenangkan dan fresh, namun karena design beberapa boss yang “BIASA” dan build story yang terkesan “FLAT” ada beberapa boss yang jadi kurang berkesan dan memorable.
Dan jika kita berbicara mengenai playtime, gua rasa game ini bisa tembus 100+ Hour, jika kalian memainkan game ini secara santai, dan jika ingin rushing, mungkin diangka 50-60 Jam, gua pribadi merasa crimson desert merupakan sebuah video game yang betul betul fun to play, namun kalian harus bersabar untuk melewati tahap tahap awal game ini.
Dan yang membuat game ini lebih menyenangkan adalah balancing game ini cukup baik, jarang sekali kita merasa overpower dan sebaliknya, tingkat kesulitan game ini bisa sangat ditoleransi, dan diterima oleh kebanyakan gamers menurut keyakinan gua.
KESIMPULAN
Crimson Desert adalah sebuah game Open World RPG, yang layak kalian beli bahkan saat harga Full Price, namun ini bukanlah game untuk kalian yang malas eksplorasi, dan ingin selalu dar der dor, Crimson Desert memiliki banyak ruang ditengah gameplay untuk kalian nikmati selayaknya main character yang memiliki hidupnya sendiri, terlebih bagi kalian yang mengharapkan cerita yang cukup dalam, game ini bukan untuk kalian.
Namun jika kalian gamers yang senang eksplorasi, dan mengumpulkan collectible item, ini adalah game untuk kalian, secara mudah, bisa gua sampaikan, jika kalian menyukai Zelda BOTW & TOTK, atau Kalian Fans The Witcher 3 Wild Hunt, kalian pasti suka game ini, buat gua pribadi, game ini cukup menjadi pengisi waktu, dan penawaran rindu sembari gua menunggu kehadiran The Witcher 4 nanti, Buat gua, Crimson Desert punya tempat spesial dihati, mungkin bisa dibilang GOTY untuk gua pribadi.
Dan sebagai game pertama Pearl Abyss dalam industri game AAA Offline Open World, tentu Crimson Desert menjadi sebuah pembuka yang cukup sukses, bagaimana tidak, dalam 2 Minggu, game ini berhasil terjuan sebanyak 4 juta copy.












