Daisuke Ishiwatari kembali mencuri perhatian lewat proyek terbarunya berjudul Damon and Baby. Berbeda dari ekspektasi banyak fans yang mengira ia akan membuat game fighting lagi, proyek ini justru hadir sebagai action RPG dengan pendekatan yang cukup unik.
Terinspirasi dari Castlevania, Tapi Bukan Sekadar Meniru
Dalam wawancara terbaru, Ishiwatari mengungkap bahwa arah awal pengembangan game ini banyak terinspirasi dari Castlevania. Namun tujuannya bukan untuk membuat “versi lain” dari game tersebut.
Sebaliknya, tim ingin menciptakan sesuatu yang punya identitas sendiri, game yang bisa berdiri sejajar dalam hal pengaruh dan kualitas, tanpa harus mengikuti formula lama.
Dari Side-Scroller ke Twin-Stick Shooter
Menariknya, konsep awal Damon and Baby sebenarnya cukup berbeda. Game ini sempat dirancang sebagai side-scrolling shooter sebelum akhirnya berevolusi menjadi:
- Top-down action RPG
- Dengan elemen twin-stick shooter
- Menggabungkan tema demon dan gunplay
Perubahan arah ini membuat gameplay terasa lebih dinamis, dengan fokus pada aksi cepat, eksplorasi, dan elemen puzzle ringan.
Proyek untuk Mengembangkan Talenta Baru
Salah satu alasan utama di balik pengembangan game ini ternyata bukan hanya soal produk akhir, tapi juga prosesnya.
Studio di baliknya, Arc System Works, menggunakan proyek ini sebagai “latihan besar” untuk:
- Memberikan pengalaman lintas genre bagi developer muda
- Mengembangkan skill di luar game fighting
- Mendorong kreativitas dalam skala proyek yang lebih fleksibel
Pendekatan ini cukup berbeda dari pipeline produksi AAA yang biasanya jauh lebih panjang dan kaku.
Skala Lebih Kecil, Tapi Tetap Ambisius
Meski terlihat seperti game bergaya indie, pengembangannya tetap memiliki tantangan tersendiri. Ishiwatari menyebut bahwa membuat game “indie-like” di studio besar tidak selalu berarti lebih mudah:
- Resource dan tim cenderung lebih besar
- Biaya produksi bisa meningkat
- Harga jual jadi sulit bersaing dengan indie murni
Karena itu, tim memilih siklus pengembangan yang lebih singkat dan fleksibel, agar bisa fokus ke gameplay inti seperti eksplorasi dan pertarungan.
Boss Fight Tetap Jadi Andalan
Walau skalanya lebih ringkas, Damon and Baby tetap mempertahankan ciri khas tantangan tinggi. Bahkan, boss fight dalam game ini disebut-sebut memiliki nuansa:
- Bullet hell-style combat
- Pola serangan kompleks
- Butuh refleks dan strategi cepat
Dengan arah baru ini, proyek dari Ishiwatari terasa seperti eksperimen yang cukup berani, bukan hanya untuk menghadirkan IP baru, tapi juga untuk membentuk generasi developer berikutnya di Arc System Works.