• Home
  • Tech
  • China Resmi Punya GPU Gaming Baru, Lisuan LX 7G100 Mulai Tantang Dominasi NVIDIA
China Resmi Punya GPU Gaming Baru, Lisuan LX 7G100 Mulai Tantang Dominasi NVIDIA

China Resmi Punya GPU Gaming Baru, Lisuan LX 7G100 Mulai Tantang Dominasi NVIDIA

SHARE ARTIKEL INI

Pasar GPU gaming global akhirnya kedatangan pemain baru yang cukup menarik perhatian.

Perusahaan asal China resmi meluncurkan kartu grafis desktop bernama Lisuan LX 7G100, sebuah GPU gaming dengan VRAM 12GB yang digadang-gadang menjadi langkah serius China untuk masuk ke pasar yang selama ini didominasi NVIDIA dan AMD.

Meski performanya belum benar-benar bisa menyaingi GPU modern kelas menengah terbaru, debut hardware ini tetap dianggap penting oleh banyak pengamat industri.

Jadi GPU China Pertama dengan Sertifikasi WHQL Microsoft

Salah satu pencapaian terbesar LX 7G100 justru datang dari sisi software dan kompatibilitas.

Berdasarkan laporan reviewer teknologi China Chaowanke via VideoCardz, GPU ini menjadi kartu grafis non-Barat pertama yang berhasil mendapatkan sertifikasi driver Microsoft WHQL.

Hal tersebut penting karena menjamin kompatibilitas yang lebih stabil untuk game-game PC modern, sesuatu yang sebelumnya menjadi masalah besar bagi GPU buatan China.

Sebagai perbandingan, upaya perusahaan China lain seperti Moore Threads pada 2022 sempat gagal menarik perhatian pasar karena driver yang tidak stabil dan dukungan DirectX yang terbatas.

Spesifikasi Modern, Sudah Support DirectX 12

Secara spesifikasi, Lisuan LX 7G100 sebenarnya cukup menjanjikan di atas kertas.

GPU ini dibangun menggunakan arsitektur buatan sendiri dengan proses fabrikasi 6nm dan sudah mendukung DirectX 12 serta Vulkan 1.3.

Beberapa spesifikasi lain yang cukup menarik antara lain:

  • VRAM 12GB
  • Empat port DisplayPort
  • Output hingga 8K 60Hz HDR
  • Desain dual-slot
  • Tiga kipas pendingin internal
  • Konsumsi daya hingga 225W

GPU ini juga menggunakan konektor daya 12-pin seperti GPU modern generasi terbaru.

Performa Gaming Masih Tertinggal

Meski spesifikasinya terlihat modern, performa gaming nyata ternyata masih jadi tantangan terbesar.

Dalam benchmark sintetis seperti 3DMark, LX 7G100 disebut mampu mendekati performa GeForce RTX 3060.

Namun ketika diuji di game AAA modern, hasilnya masih cukup jauh dibanding GPU kompetitor di harga serupa.

Di Cyberpunk 2077, GPU ini mampu mencapai 88 FPS pada 1080p medium, tetapi dengan bantuan upscaling dan frame generation.

Tanpa bantuan teknologi tersebut, kartu seperti AMD RX 6600 XT dan Intel Arc B580 dilaporkan bisa menembus lebih dari 220 FPS di skenario yang sama.

Performa kurang stabil juga terlihat di game lain seperti:

  • Black Myth: Wukong
  • Forza Horizon 5
  • Elden Ring
  • The Witcher 3: Wild Hunt
  • Red Dead Redemption 2

Tester juga menemukan stuttering, frame pacing yang tidak konsisten, hingga absennya dukungan hardware ray tracing.

Harga Jadi Kendala Terbesar

Masalah terbesar LX 7G100 saat ini kemungkinan justru ada di harganya.

GPU tersebut dijual sekitar 3.300 RMB atau kurang lebih 485 dolar AS. Di harga tersebut, konsumen sebenarnya sudah bisa mendapatkan GPU seperti RTX 5060 Ti 16GB yang performanya jauh lebih tinggi.

Karena itu, banyak pihak menilai produk ini masih sulit bersaing secara value untuk pasar global.

Meski begitu, keberhasilan China menciptakan GPU gaming mandiri yang mampu menjalankan game AAA modern dengan stabil tetap dianggap sebagai langkah besar.

Walaupun masih tertinggal beberapa generasi dari kompetitor Barat, kehadiran Lisuan LX 7G100 menunjukkan bahwa pasar GPU global perlahan mulai memiliki calon pesaing baru di masa depan.

Source: Gamerant

Previous
Demo The Adventures of Elliot: The Millennium Tales Resmi Dirilis! Bisa kalian coba sekarang!
Next
Jadwal State Of Play! Resmi Kembali pada 2 Juni 2026!

OUR SOCIAL MEDIA

Featured Article

LATEST ARTICLE

Pria Jepang Ditangkap Setelah Ancam Ledakkan Kantor Nintendo
Pria Jepang Ditangkap Setelah Ancam Ledakkan Kantor Nintendo
Project Rabbit, Soulslike Gelap ala Alice in Wonderland dari Korea Selatan Resmi Diperkenalkan
Project Rabbit, Soulslike Gelap ala Alice in Wonderland dari Korea Selatan Resmi Diperkenalkan
Demo The Adventures of Elliot: The Millennium Tales Resmi Dirilis! Bisa kalian coba sekarang!
Demo The Adventures of Elliot: The Millennium Tales Resmi Dirilis! Bisa kalian coba sekarang!
China Resmi Punya GPU Gaming Baru, Lisuan LX 7G100 Mulai Tantang Dominasi NVIDIA
China Resmi Punya GPU Gaming Baru, Lisuan LX 7G100 Mulai Tantang Dominasi NVIDIA
Jadwal State Of Play! Resmi Kembali pada 2 Juni 2026!
Jadwal State Of Play! Resmi Kembali pada 2 Juni 2026!

TRENDING ARTICLE

5 game gacha jadul
Menolak Mati: 5 Game Gacha "Sepuh" yang Tetap Kokoh di Tahun 2026
thumbnail2
Neverness To Everness ( NTE ) Wiki Indonesia: Spesifikasi, Tier List, Reroll, Kode Redeem
drama bodoh
Waifu Direbut NPC?! Ini 4 Drama "NTR" Game Gacha Paling Konyol yang Bikin Player China Ngamuk Brutal!
6 game gagal tapi comeback
Pas Rilis Dihina, Sekarang Dihargai! 6 Game Comeback Terbesar yang Berhasil "Tobat"!
Game Gacha Underrated
12 Game Gacha Underrated dengan Mekanik Cemerlang yang Kurang Diminati di Indonesia
Pria Jepang Ditangkap Setelah Ancam Ledakkan Kantor Nintendo
Project Rabbit, Soulslike Gelap ala Alice in Wonderland dari Korea Selatan Resmi Diperkenalkan
Demo The Adventures of Elliot: The Millennium Tales Resmi Dirilis! Bisa kalian coba sekarang!
Jadwal State Of Play! Resmi Kembali pada 2 Juni 2026!
AGNI: Village of Calamity Resmi Diterbitkan Wired Productions, Horror Indonesia Makin Jadi Sorotan
GTA 6 Masih On Track! Take-Two Tegaskan Tetap Akan Rilis November 2026