• Home
  • Game
  • Assassin’s Creed Hexe: Gelap, Misterius, dan Penuh Spekulasi
Assassin’s Creed Hexe: Gelap, Misterius, dan Penuh Spekulasi

Assassin’s Creed Hexe: Gelap, Misterius, dan Penuh Spekulasi

SHARE ARTIKEL INI

Di antara semua proyek terbaru Ubisoft, Assassin’s Creed Hexe jadi salah satu yang paling bikin penasaran. Bukan karena detail resminya banyak, justru sebaliknya. Informasi yang minim malah bikin game ini dikelilingi teori, leak, dan rumor yang terus berkembang sejak pertama kali diumumkan.

Yang jelas, kalau sebagian besar rumor itu benar, Hexe berpotensi jadi salah satu seri paling “beda” dalam sejarah Assassin’s Creed.

Fakta Resmi: Masih Sedikit, Tapi Menarik

Dari sisi konfirmasi, Ubisoft memang masih irit bicara. Tapi ada beberapa hal penting yang sudah dipastikan:

  • Dikembangkan oleh Ubisoft Montreal
  • Masuk kategori “flagship” untuk masa depan franchise
  • Berbasis single-player open-world
  • Fokus pada pendekatan gameplay yang lebih inovatif
  • Mengusung tone lebih gelap dan cerita yang kuat

Selain itu, proyek ini sekarang dipimpin oleh Jean Guesdon setelah perubahan internal di tim pengembang.

Walau detailnya belum banyak, arah yang diambil sudah cukup jelas: ini bukan Assassin’s Creed yang “biasa”.

Rumor Terkuat: Witch Trial dan Setting Eropa

Kalau ngomongin leak, satu tema yang paling sering muncul adalah setting di Eropa Tengah abad ke-16, tepatnya di era perburuan penyihir.

Judul “Hexe” sendiri berarti “penyihir” dalam bahasa Jerman, seakan memperkuat arah tersebut.

Beberapa rumor bahkan menyebut:

  • Protagonis perempuan bernama Elsa
  • Fokus cerita pada paranoia, ketakutan, dan penganiayaan
  • Dunia yang lebih “sempit” dan terarah dibanding seri RPG sebelumnya

Kalau ini benar, Hexe bakal jadi salah satu entry paling kelam di franchise ini.

Mekanik Unik dan Perubahan Gameplay

Selain setting, gameplay juga jadi bahan spekulasi. Ada beberapa ide yang cukup menarik:

  • Sistem “Fear” yang memengaruhi musuh
  • Combat yang dirombak total
  • Elemen “sihir” yang lebih realistis (berbasis alat, alkimia, atau trik)

Bahkan sempat ada rumor soal kemampuan mengontrol hewan seperti kucing, meski kabarnya fitur ini sudah dihapus dalam versi terbaru.

Di sisi lain, Ubisoft juga disebut menggunakan motion capture dari contortionist (ahli fleksibilitas tubuh), yang bisa berarti animasi karakter bakal lebih ekstrem dan unik.

Perkembangan Proyek: Nggak Sepenuhnya Mulus

Di balik hype, ada juga kabar kurang mulus dari sisi development. Beberapa laporan menyebut adanya perombakan tim, termasuk pemindahan puluhan developer ke proyek lain.

Hal ini kemungkinan berdampak pada perubahan arah desain dan jadwal rilis, yang sekarang diperkirakan bergeser ke 2027.

Antara Harapan dan Realita

Dengan semua rumor yang beredar, wajar kalau ekspektasi terhadap Hexe jadi tinggi. Tapi di sisi lain, penting juga buat diingat kalau sebagian besar info ini belum dikonfirmasi resmi.

Yang pasti, pendekatan lebih gelap dan fokus ke narasi yang sudah dikonfirmasi Ubisoft saja sudah cukup bikin game ini terasa fresh.

Kalau dieksekusi dengan benar, Hexe bisa jadi titik balik yang mengingatkan kalau Assassin’s Creed masih punya banyak cara untuk berevolusi, tanpa kehilangan identitasnya

Source: Gamerant

Previous
Update Terbaru Battlefield 6 versi 1.2.3.5 Resmi Rilis
Next
GameStop Mau Akuisisi eBay?

OUR SOCIAL MEDIA

Featured Article

LATEST ARTICLE

thumbnail2
Honkai Nexus Anima Buka Rekrutmen Evolution Test, CBT Dimulai 9 Juli
thumbnail2
Suikoden STAR LEAP Rilis Lebih Dulu di Jepang, Versi Global Menyusul Setelahnya
AYO BAYAR PAJAK! Bayar Pajak di Bisa Dapat Item Final Fantasy XIV, TAPI DI JEPANG DOANG, Shibuya Beri Reward Kosmetik untuk Pemain
AYO BAYAR PAJAK! Bayar Pajak di Bisa Dapat Item Final Fantasy XIV, TAPI DI JEPANG DOANG, Shibuya Beri Reward Kosmetik untuk Pemain
Masa Depan Nagoshi Studio Makin Tidak Jelas, Sejumlah Developer Pindah ke Capcom hingga LightSpeed Japan
Masa Depan Nagoshi Studio Makin Tidak Jelas, Sejumlah Developer Pindah ke Capcom hingga LightSpeed Japan
Kreator Resident Evil Blak-blakan Soal Streamer: "Kalau Cuma Ditonton Sudah Cukup, Berarti Gamenya Kurang Bagus"
Kreator Resident Evil Blak-blakan Soal Streamer: "Kalau Cuma Ditonton Sudah Cukup, Berarti Gamenya Kurang Bagus"

TRENDING ARTICLE

thumbnail2
Project GT, Game “Waifu Mobil” dari Tim Berpengalaman di miHoYo hingga Tencent, Tembus Target Kickstarter
thumbnail2
HoYoverse Menang Kasus Fitnah di China, Content Creator Dihukum Bayar Rp1,33 Miliar dan Minta Maaf Publik
thumbnail2
Kong Studios Umumkan Guardian Maiden, RPG Pixel Art Baru dari Developer Guardian Tales
thumbnail2
Tier List Star Savior Indonesia Terbaru (PvE, PvP & Arcana)
thumbnail2
Star Savior Wiki & Guide Lengkap Indonesia (Tier List, Reroll, Build, dan Review Maret 2026)
thumbnail2
thumbnail2
AYO BAYAR PAJAK! Bayar Pajak di Bisa Dapat Item Final Fantasy XIV, TAPI DI JEPANG DOANG, Shibuya Beri Reward Kosmetik untuk Pemain
Masa Depan Nagoshi Studio Makin Tidak Jelas, Sejumlah Developer Pindah ke Capcom hingga LightSpeed Japan
Kreator Resident Evil Blak-blakan Soal Streamer: "Kalau Cuma Ditonton Sudah Cukup, Berarti Gamenya Kurang Bagus"
Digimon Story: Time Stranger Dapat Update Gratis, Hadirkan Terriermon Assistant dan Graphics Mode