Underboard Media — Balikpapan menjadi saksi berlangsungnya Musyawarah Provinsi (Musprov) IESPA Kalimantan Timur 2026 yang digelar pada 1 Mei 2026 di Grand Tiga Mustika Hotel. Agenda ini menjadi salah satu momen penting dalam menentukan arah baru perkembangan esports di wilayah Kalimantan Timur, sekaligus menjadi titik awal restrukturisasi organisasi menuju ekosistem yang lebih kompetitif.
Dalam hasil Musprov tersebut, Yudistiro Mangkubuono resmi ditunjuk sebagai Ketua IESPA Kaltim periode 2026–2030. Kepemimpinan baru ini membawa visi besar untuk mendorong esports Kaltim naik ke level berikutnya, tidak hanya dari sisi prestasi kompetitif, tetapi juga dari penguatan komunitas, pembinaan talenta, hingga pengembangan ekosistem industri yang lebih berkelanjutan.

Salah satu fokus utama yang diusung adalah kolaborasi antar komunitas esports di Kalimantan Timur. Pendekatan ini dinilai penting untuk menyatukan berbagai elemen yang selama ini berjalan secara terpisah, mulai dari komunitas grassroots, penyelenggara turnamen, hingga pemain profesional. Dengan sinergi yang lebih kuat, diharapkan Kaltim mampu melahirkan lebih banyak talenta yang bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Tidak hanya berhenti di situ, IESPA Kaltim juga memperkenalkan langkah ekspansi dengan menghadirkan divisi baru Trading Card Game (TCG). Divisi ini akan dipimpin oleh Rinto Saputra Muslim sebagai Ketua Bidang, menandai keseriusan organisasi dalam merangkul cabang kompetitif lain di luar game digital konvensional. Kehadiran TCG dinilai sebagai peluang baru, mengingat pertumbuhan komunitasnya yang mulai meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Di sisi lain, struktur kepengurusan juga tetap mempertahankan fokus pada game-game populer yang telah menjadi tulang punggung kompetisi esports di Indonesia. Cabang seperti Mobile Legends: Bang Bang, PUBG Mobile, dan Free Fire tetap menjadi prioritas utama, mengingat besarnya basis pemain dan ekosistem turnamen yang sudah terbentuk.

Musprov ini tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang diskusi untuk merumuskan strategi jangka panjang. Mulai dari peningkatan kualitas turnamen daerah, pembinaan atlet esports, hingga potensi kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan sektor swasta.
Dengan susunan kepengurusan baru, visi yang lebih jelas, serta semangat kolaborasi yang diusung, Musprov IESPA Kaltim 2026 diharapkan menjadi langkah awal yang solid untuk membawa esports Kalimantan Timur berkembang lebih profesional, kompetitif, dan mampu bersaing di panggung yang lebih luas di masa mendatang.





