Game action RPG open-world bertema wuxia, Where Winds Meet, akan memperluas dunianya lewat ekspansi terbaru bertajuk Hexi pada 6 Maret 2026. Update ini tersedia secara gratis dan menghadirkan wilayah baru dengan lanskap yang lebih liar, musuh mistis, tambahan cerita, serta konten pertarungan yang lebih variatif.
Petualangan Baru di Tanah Hexi
Berdasarkan surat developer yang dibagikan pada 3 Februari melalui akun resmi media sosial game tersebut, Hexi digambarkan sebagai perjalanan penuh nuansa mimpi menuju masa lalu. Para Wanderer akan bertemu tokoh-tokoh legendaris dan menjelajahi wilayah luas yang menyimpan banyak rahasia sejarah.
Trailer yang dirilis pada 14 Februari juga memperlihatkan sekilas area baru, pertarungan boss, serta potongan narasi yang memberi gambaran bahwa ekspansi ini akan memiliki atmosfer lebih epik dan sinematik.
Tiga Wilayah Utama Dibuka Bertahap
Ekspansi Hexi tidak akan langsung terbuka sepenuhnya. Kontennya akan dirilis secara berseri dalam tiga wilayah besar, yaitu:
- Jade Gate Pass – Didominasi gurun luas dengan badai pasir dan atmosfer kering yang dramatis.
- Liangzhou – Hamparan dataran bersalju dengan nuansa dingin dan sunyi.
- Qinchuan – Jalur pegunungan kuno yang sarat sejarah dan misteri.
Setiap wilayah memiliki identitas visual yang kuat. Pemain juga akan menemukan landmark surreal seperti reruntuhan raksasa yang melayang di udara, memperkuat kesan mitologis yang menjadi inti cerita Hexi. Pembukaan tiap area dilakukan per bab dengan jarak sekitar empat minggu, memungkinkan pemain mengikuti alur cerita secara bertahap.
Musuh Mitologi dan Boss Baru
Hexi menghadirkan berbagai makhluk baru serta boss dengan kemampuan unik. Beberapa di antaranya menggunakan serangan berbasis petir, yang diduga berkaitan dengan tema naratif besar di masa mendatang.
Salah satu sosok yang muncul dalam trailer memperlihatkan karakter menyerupai Nuwa, figur mitologi Tiongkok yang dikenal dengan tubuh bagian atas manusia dan ekor ular. Kehadirannya memperkuat unsur sejarah dan legenda yang menjadi fondasi ekspansi ini.
Pengembang juga menegaskan bahwa Hexi mengandung narasi yang sangat kental dengan sejarah Tiongkok tradisional dan budaya wuxia. Untuk itu, tim mengaku memberikan perhatian lebih pada proses penerjemahan dan adaptasi budaya agar pemain internasional tetap bisa menikmati konteks cerita secara utuh.
Gaya Bertarung dan Senjata Baru
Tak hanya area dan cerita, Hexi juga memperluas sistem combat. Pemain akan mendapatkan jalur bela diri baru bernama Bamboocut Dust, yang berfokus pada serangan jarak jauh, efek Area of Effect (AoE), displacement, serta kemampuan mengumpulkan musuh dalam satu titik.
Pada bulan April, ekspansi ini juga akan menghadirkan tipe senjata baru bernama Heng Blade, terinspirasi dari pedang cincin (ring-pommel sword) bersejarah dari wilayah Jiannan di Tiongkok. Senjata ini dirancang untuk pertarungan jarak dekat yang cepat dengan tebasan kuat. Bersamaan dengan itu, jalur bela diri baru Stonesplit – Strength juga akan diperkenalkan.
Struktur Rilis yang Lebih Terarah
Alih-alih merilis seluruh konten sekaligus, pengembang memilih pendekatan berbasis bab. Strategi ini dirancang agar alur cerita terasa lebih runtut sekaligus memberi waktu bagi tim untuk melakukan optimalisasi performa di PC, PS5, dan perangkat mobile.
Di sisi lain, peningkatan kualitas lokalisasi untuk wilayah Qinghe dan Kaifeng juga sedang dalam proses, bersama pembaruan dukungan bahasa yang lebih luas.