• Home
  • Game
  • NetEase Hentikan Pendanaan Nagoshi Studio, Masa Depan Proyek GANG OF DRAGON Dipertanyakan
NetEase Hentikan Pendanaan Nagoshi Studio, Masa Depan Proyek GANG OF DRAGON Dipertanyakan

NetEase Hentikan Pendanaan Nagoshi Studio, Masa Depan Proyek GANG OF DRAGON Dipertanyakan

SHARE ARTIKEL INI

Kabar kurang menyenangkan datang dari industri game, khususnya bagi penggemar karya Toshihiro Nagoshi, kreator di balik seri Yakuza. Laporan terbaru menyebutkan bahwa NetEase Games akan menghentikan pendanaan untuk Nagoshi Studio mulai Mei mendatang. Keputusan ini menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk mengurangi skala investasi mereka di berbagai proyek pengembangan game.

Nagoshi Studio sendiri didirikan pada November 2021, tidak lama setelah Toshihiro Nagoshi meninggalkan Ryu Ga Gotoku Studio milik SEGA. Studio ini langsung berada di bawah naungan NetEase Games dan digadang-gadang akan menjadi rumah bagi proyek baru dari sang kreator veteran tersebut. Namun setelah hampir beberapa tahun berjalan, studio ini kini menghadapi ketidakpastian setelah kabar penghentian pendanaan mulai beredar.

Menurut laporan dari sumber yang mengetahui situasi internal perusahaan, karyawan Nagoshi Studio baru diberitahu mengenai keputusan ini pada 6 Maret lalu. Penghentian dana tersebut ternyata berkaitan dengan kebutuhan biaya tambahan yang cukup besar untuk menyelesaikan proyek yang sedang mereka kerjakan.

Proyek GANG OF DRAGON Butuh Dana Tambahan

Salah satu proyek utama Nagoshi Studio saat ini adalah GANG OF DRAGON, game yang pertama kali diperkenalkan ke publik pada ajang The Game Awards 2025. Game tersebut menjadi proyek debut studio sejak berdiri di bawah NetEase.

Namun dalam proses pengembangannya, proyek ini ternyata membutuhkan dana tambahan yang tidak sedikit. Laporan menyebutkan bahwa setidaknya dibutuhkan sekitar 7 miliar yen, atau sekitar 44 juta dolar AS, agar game tersebut bisa diselesaikan.

Besarnya kebutuhan dana inilah yang akhirnya memicu keputusan NetEase untuk menghentikan pendanaan proyek tersebut. Hingga saat ini belum ada kepastian apakah proyek tersebut akan tetap dilanjutkan atau justru terancam dibatalkan.

Dampak Restrukturisasi NetEase

Langkah ini juga bukan keputusan yang berdiri sendiri. Dalam beberapa waktu terakhir, NetEase memang dilaporkan sedang melakukan berbagai penyesuaian dalam bisnis pengembangan game mereka. Beberapa studio bahkan terkena dampak langsung, termasuk Ouka Studios, developer yang sebelumnya mengerjakan Visions of Mana.

Restrukturisasi ini menunjukkan bahwa perusahaan sedang mencoba menekan biaya dan menata ulang investasi mereka di sektor game development.

Nagoshi Studio Berusaha Mencari Pendanaan Baru

Di tengah situasi ini, Toshihiro Nagoshi dikabarkan sedang berupaya mencari investor baru untuk melanjutkan proyek yang sudah berjalan. Sayangnya hingga saat ini belum ada sponsor baru yang berhasil diamankan.

Di sisi lain, Nagoshi Studio juga masih berdiskusi dengan NetEase terkait nasib aset dan materi pengembangan yang sudah dibuat untuk proyek tersebut. NetEase sendiri disebut membuka kemungkinan bagi studio tersebut untuk berjalan secara independen, namun ada syarat tertentu jika mereka ingin mempertahankan brand dan aset yang sudah ada.

Sampai sekarang, pihak NetEase belum memberikan detail lebih lanjut mengenai skema pemisahan atau syarat keluar bagi Nagoshi Studio.

Previous
Game Sword Art Online Baru Resmi Diumumkan?!, RPG Baru Bertema Survival di Dunia Aincrad
Next
Resident Evil Requiem Performance Review: Ramah Untuk PC Kere Hore!

OUR SOCIAL MEDIA

Featured Article

LATEST ARTICLE

Anime Sekiro: No Defeat Pamer Trailer Baru, Siap Tayang di 2026
Anime Sekiro: No Defeat Pamer Trailer Baru, Siap Tayang di 2026
Digimon Story: Time Stranger Siapkan DLC Besar, Tambah Cerita hingga Puluhan Digimon Baru
Digimon Story: Time Stranger Siapkan DLC Besar, Tambah Cerita hingga Puluhan Digimon Baru
Event Xbox Terbaru! Partner Preview Digelar 26 Maret, Siap Pamer Game Baru!
Event Xbox Terbaru! Partner Preview Digelar 26 Maret, Siap Pamer Game Baru!
Tekken 8 Dapat Kritik Pedas! Developer Siapkan Update Patch Season 3
Tekken 8 Dapat Kritik Pedas! Developer Siapkan Update Patch Season 3
thumbnail2
Ragnarok Origin Classic Resmi Rilis 26 Maret 2026, Bawa Sistem Tanpa Pay-to-Win?

TRENDING ARTICLE

thumbnail2
Tier List Star Savior Indonesia Terbaru (PvE, PvP & Arcana)
thumbnail2
Star Savior Wiki & Guide Lengkap Indonesia (Tier List, Reroll, Build, dan Review Maret 2026)
thumbnail2
Cara Reroll Star Savior Indonesia: Panduan Lengkap + Target Terbaik (Maret 2026)
thumbnail2
Game Mobile Terbaru Maret 2026 yang Wajib Dicoba di Android dan iOS
5 Game PC Terbaik, Kalian Wajib Coba! Awas PC Kalian Gak Sanggup!
5 Game PC Terbaik, Kalian Wajib Coba! Awas PC Kalian Gak Sanggup!
Anime Sekiro: No Defeat Pamer Trailer Baru, Siap Tayang di 2026
Digimon Story: Time Stranger Siapkan DLC Besar, Tambah Cerita hingga Puluhan Digimon Baru
Tekken 8 Dapat Kritik Pedas! Developer Siapkan Update Patch Season 3
thumbnail2
Epic Games PHK Lebih dari 1.000 Karyawan, Imbas Penurunan Fortnite
Update Terbaru Neverness to Everness, Hadir Di PS5, dan Kenalkan Karakter Baru Jiuyuan