Kena Kembali dengan Dunia yang Lebih Besar dan Tantangan yang Lebih Gelap
Tanpa banyak basa-basi, Sony membuka State of Play pertamanya tahun ini dengan satu pengumuman yang langsung mencuri perhatian: Kena: Scars of Kosmora. Sekuel dari Bridge of Spirits ini dipastikan meluncur ke PlayStation 5 dan PC tahun ini, meski tanggal pastinya masih dirahasiakan.
Alih-alih sekadar melanjutkan formula lama, Ember Labs tampaknya ingin membawa seri ini ke level yang lebih ambisius. Bahkan dari penampakan awalnya saja, game ini terasa seperti evolusi besar, baik dari sisi skala dunia maupun fokus aksi yang ditawarkan.
Apa Yang Baru?

Kali ini, Kena sudah bukan lagi Spirit Guide pemula. Ia berangkat ke pulau misterius bernama Kosmora dengan dua tujuan: mencari obat untuk penyakit yang ia derita dan menyambung kembali hubungan dengan seorang teman dari masa lalunya.
Namun Kosmora bukan tempat yang ramah. Sebuah korupsi kuat menyelimuti pulau tersebut, bahkan sampai membuat tongkat milik Kena rusak, alat vital yang selama ini menjadi sumber kekuatannya. Demi bertahan hidup, ia dipaksa mempelajari bentuk Spirit Guiding kuno yang berbahaya, kemampuan yang memungkinkan manipulasi elemen sebagai senjata sekaligus alat eksplorasi.
Dalam prosesnya, Kena akan bertemu dan membina hubungan dengan spirit companion baru. Mereka bukan sekadar pemanis visual, melainkan bagian penting dari gameplay, membantu memecahkan puzzle dan membuka variasi strategi tempur lewat kekuatan elemental yang lebih kompleks dibanding game pertama.
Kolaborasi dengan PlayStation Studios, Dunia Lebih Ambisius

Salah satu perubahan besar di balik layar adalah kerja sama Ember Labs dengan PlayStation Studios. Kolaborasi ini disebut memungkinkan tim developer menciptakan dunia yang “lebih besar” dengan region yang lebih beragam dibanding Bridge of Spirits.
Artinya, eksplorasi kemungkinan akan terasa lebih luas dan tidak sekadar linear. Dengan peningkatan skala ini, Scars of Kosmora terlihat seperti langkah nyata Ember Labs untuk memperkuat identitas Kena sebagai action-RPG yang serius, bukan hanya game dengan visual cantik.
Josh Grier, co-founder Ember Labs, juga menyampaikan antusiasmenya lewat PlayStation Blog. Ia mengaku respons terhadap game pertama terasa sangat berarti bagi timnya, dan mereka berharap bisa menghadirkan semua hal yang dicintai pemain, dengan peningkatan yang signifikan.
“Kena, now an accomplished Spirit Guide, travels to the mysterious island of Kosmora seeking a cure for her affliction and to reconnect with a friend from her past. There, she is confronted by a powerful corruption that fractures her staff. Needing it to survive, Kena must accept Kosmora’s forgotten and dangerous form of Spirit Guiding that manipulates the elements. On her journey, Kena discovers and nurtures memorable spirit companions – whose powers she will harness to solve puzzles and defeat enemies using new elemental abilities.”
Siap Rilis Tahun Ini?
Meski belum ada tanggal pasti, Kena: Scars of Kosmora dijadwalkan hadir tahun ini untuk PS5 dan PC. Dengan fokus aksi yang lebih kuat, dunia yang lebih luas, dan sistem elemental baru, sekuel ini terlihat jauh lebih percaya diri dibanding pendahulunya.
Pertanyaannya sekarang, apakah Scars of Kosmora akan mampu melampaui pesona Bridge of Spirits? Atau justru ekspektasi tinggi dari para fans yang akan jadi tantangan terbesarnya?
Yang jelas, perjalanan Kena belum berakhir.