Pengembang game ternama miHoYo mengonfirmasi bahwa empat mantan karyawannya telah dijatuhi hukuman penjara setelah terbukti terlibat dalam praktik suap dan penggelapan. Putusan ini diumumkan menyusul penyelidikan internal perusahaan yang bertujuan menjaga lingkungan bisnis yang adil, jujur, dan transparan.
Dalam pernyataan resminya, miHoYo menjelaskan bahwa keempat mantan pegawai tersebut terbukti menyalahgunakan jabatan mereka untuk meminta komisi serta menerima suap dari perusahaan mitra. Kasus ini terungkap setelah dilakukan audit internal yang kemudian dilaporkan kepada otoritas berwenang.
Rincian Hukuman Penjara
Setelah melalui proses persidangan, pengadilan menyatakan keempat terdakwa bersalah atas tindak pidana penerimaan suap sebagai personel non-negara. Rinciannya sebagai berikut:
- Satu orang dijatuhi hukuman 1 tahun 4 bulan penjara
- Dua orang dijatuhi hukuman 1 tahun 3 bulan penjara
- Satu orang lainnya dijatuhi hukuman 6 bulan penjara
Selain itu, miHoYo juga memecat satu karyawan lain dari tim pemasaran produk Genshin Impact setelah ditemukan adanya konflik kepentingan serius. Karyawan tersebut disebut telah memanfaatkan posisinya untuk mencari keuntungan bagi perusahaan miliknya sendiri.
Sikap Tegas dan Zero Tolerance
miHoYo menegaskan bahwa perusahaan memiliki kebijakan nol toleransi terhadap praktik suap, penggelapan, dan segala bentuk kecurangan komersial. Dalam pernyataannya, miHoYo menyebut bahwa siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran serupa akan dilarang secara permanen untuk bekerja di perusahaan.
Tidak hanya berhenti pada individu, miHoYo juga mengonfirmasi bahwa pemasok atau mitra bisnis yang terlibat dalam kasus ini telah dimasukkan ke dalam daftar hitam dan tidak akan pernah bekerja sama lagi dengan perusahaan di masa depan.
Kerja Sama dengan Aparat Penegak Hukum
Perusahaan di balik Genshin Impact dan Zenless Zone Zero ini juga menyatakan telah menyerahkan petunjuk dan bukti tambahan kepada otoritas keamanan publik untuk penyelidikan lanjutan. miHoYo berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pencegahan penipuan internal serta bekerja sama dengan aparat hukum dalam menindak setiap dugaan aktivitas kriminal.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa di balik kesuksesan industri game global, praktik tata kelola perusahaan yang bersih dan transparan tetap menjadi prioritas utama, bahkan bagi perusahaan sebesar miHoYo