• Home
  • Game
  • Blizzard Entertainment Resmi Umumkan Overwatch Rush, Overwatch Khusus Untuk Mobile
Blizzard Entertainment Resmi Umumkan Overwatch Rush, Overwatch Khusus Untuk Mobile

Blizzard Entertainment Resmi Umumkan Overwatch Rush, Overwatch Khusus Untuk Mobile

SHARE ARTIKEL INI

Di tengah momentum kebangkitan franchisenya, mereka resmi mengumumkan Overwatch Rush, sebuah spin off mobile yang benar-benar dibangun dari nol untuk iOS dan Android. Ini bukanlah sebuah porting, melainkan interpretasi baru yang diciptakan khusus untuk gamers mobile.

Yang langsung terasa beda adalah perspektifnya. Kalau selama ini Overwatch identik dengan first-person shooter yang intens dan chaotic, Rush justru mengusung sudut pandang top-down. Kontrolnya pun full touchscreen. Artinya, pendekatan gameplay jelas berubah jadi lebih cepat, lebih ringkas, dan kemungkinan besar lebih cocok untuk sesi main singkat khas game mobile.

Datang di Momen Overwatch Lagi Naik Daun

Pengumuman ini nggak muncul di waktu sembarangan. Pada 10 Februari 2026, Overwatch 2 resmi kembali memakai nama Overwatch setelah proses rebranding besar-besaran. Bersamaan dengan itu, Season 1 bertajuk Reign of Talon dimulai, membawa lima hero baru, konten cerita segar, dan perombakan sistem perk.

Efeknya langsung terasa. Game mendapat concurren tertinggi sepanjang sejarahnya di Steam, tembus hingga 165 ribu lebih pemain di waktu yang bersamaan. Ini jadi sinyal kuat untuk Blizzard, bahwa game mereka masih sangat tinggi peminat.

Gameplay Masih Overwatch, Tapi Ritmenya Berbeda

Dari trailer awal yang dipamerkan, Rush tetap mempertahankan DNA Overwatch. Mode Control kembali jadi pusat utama gameplay, dengan hero-hero ikonik seperti Reinhardt, Mercy, Tracer, dan Soldier: 76 tampil dengan ability yang familiar.

Tapi jangan salah, rasanya tetap beda. Perspektif top-down mengubah cara membaca medan perang. Awareness bukan lagi soal melihat dari sudut pandang karakter, melainkan mengatur posisi dari atas. Tempo masih fast space, team fight tetap jadi inti, tapi eksekusinya lebih taktis dan terasa seperti hybrid antara hero shooter dan arena action.

Menariknya, proyek ini tidak digarap oleh Team 4, tim utama Overwatch. Blizzard membentuk tim internasional khusus yang punya pengalaman kuat di ranah mobile untuk mengerjakan Rush. Sementara itu, Team 4 tetap fokus mengembangkan konten untuk Overwatch utama.

Masih Tahap Awal, Siap-Siap Ikut Playtest

Overwatch Rush saat ini masih dalam tahap pengembangan awal dan belum punya tanggal rilis resmi. Sebelum meluncur, game ini akan melewati beberapa fase public test untuk menguji stabilitas dan mengumpulkan feedback komunitas.

Blizzard bahkan sudah membuka kanal Discord resmi sebagai pusat informasi dan pendaftaran playtest, meski tahap awalnya akan dibatasi di wilayah tertentu. Jadi kalau kamu penasaran, ini kesempatan buat nyobain lebih dulu sebelum rilis global.

Soal monetisasi, Rush direncanakan sebagai game free-to-play dengan pembelian dalam aplikasi—kemungkinan besar kosmetik hero. Tapi Blizzard menegaskan sistem ini masih bisa berubah tergantung respons pemain selama masa uji coba.

Spesifikasi & Dukungan Perangkat

Untuk Android, Overwatch Rush membutuhkan minimal RAM 3GB dengan chipset seperti Snapdragon 480, 675, 720G, 730, 765, MediaTek Dimensity seri 6 hingga 8, Helio G9X, atau Exynos 980 dan 1380. Salah satu perangkat minimum yang disebut adalah Samsung A14 5G. Di sisi iOS, kebutuhan minimumnya juga 3GB RAM.

Saat ini belum ada dukungan controller di build awalnya. Tapi mengingat game masih dalam pengembangan, fitur ini bukan mustahil ditambahkan nanti.

Previous
5 Game PC Terbaik, Kalian Wajib Coba! Awas PC Kalian Gak Sanggup!
Next
Neon Genesis Evangelion Dapat Seri Baru, Ditulis Oleh Kreator NieR Yoko Taro

OUR SOCIAL MEDIA

Featured Article

LATEST ARTICLE

thumbnail2
Update Terbaru Honkai Star Rail 4.4 Rilis 15 Juli 2026, Hadirkan Himeko Nova dan Kolaborasi Fate/stay night Phase 2
thumbnail2
Tiket Konser Wuthering Waves Sold Out di Banyak Negara, Tur “To the New World” Lanjut ke Los Angeles
thumbnail2
Moonlit Orchard, Game Farming Sim Lokal dari Surabaya yang Gabungkan Sihir dan Dunia Mitologi
NVIDIA Diam-Diam Jual Lagi GeForce RTX 3060, Harganya Justru Lebih Mahal dari Saat Rilis
NVIDIA Diam-Diam Jual Lagi GeForce RTX 3060, Harganya Justru Lebih Mahal dari Saat Rilis
Tidak Akan Ada Baldur's Gate 4? Tak Mau Dibayangi Kesuksesan Baldur's Gate 3 Larian Studios
Tidak Akan Ada Baldur's Gate 4? Tak Mau Dibayangi Kesuksesan Baldur's Gate 3 Larian Studios

TRENDING ARTICLE

thumbnail2
Kontroversi Valko Love and Deepspace Memanas, Papergames Dikritik karena Dianggap Abaikan Pemain Lama
thumbnail2
Project GT, Game “Waifu Mobil” dari Tim Berpengalaman di miHoYo hingga Tencent, Tembus Target Kickstarter
thumbnail2
Love and Deepspace Batalkan Valko, Developer Minta Maaf ke Pemain
Harga GTA VI di Indonesia! Sudah Bisa Pre-Order!
Harga GTA VI Indonesia, Sudah Bisa Pre-Order Sekarang!
Kabar Terbaru Final Fantasy Resonance, Bawa Kisah Brave Exvius ke Format HD-2D untuk Konsol dan PC
Kabar Terbaru Final Fantasy Resonance, Bawa Kisah Brave Exvius ke Format HD-2D untuk Konsol dan PC
thumbnail2
thumbnail2
thumbnail2
NVIDIA Diam-Diam Jual Lagi GeForce RTX 3060, Harganya Justru Lebih Mahal dari Saat Rilis
Tidak Akan Ada Baldur's Gate 4? Tak Mau Dibayangi Kesuksesan Baldur's Gate 3 Larian Studios
Game Paling Horror Yang Pernah Ada! Inilah Semua Hal yang Sudah Diketahui Tentang Game Horor Ambisius Hideo Kojima OD