• Home
  • Tech
  • NVIDIA Diam-Diam Jual Lagi GeForce RTX 3060, Harganya Justru Lebih Mahal dari Saat Rilis
NVIDIA Diam-Diam Jual Lagi GeForce RTX 3060, Harganya Justru Lebih Mahal dari Saat Rilis

NVIDIA Diam-Diam Jual Lagi GeForce RTX 3060, Harganya Justru Lebih Mahal dari Saat Rilis

SHARE ARTIKEL INI

Di tengah masih tingginya permintaan terhadap kartu grafis, NVIDIA tampaknya mulai merealisasikan rencananya untuk menghadirkan kembali GPU generasi lama ke pasar. Salah satu model yang kini kembali dijual adalah GeForce RTX 3060, kartu grafis berbasis arsitektur Ampere yang pertama kali diluncurkan pada 2021.

Kemunculan RTX 3060 versi baru ini sempat mengejutkan banyak pengguna PC. Selain karena usianya yang sudah lima tahun, harga yang ditawarkan juga justru sedikit lebih mahal dibanding harga saat pertama kali dirilis.

RTX 3060 Kembali Muncul di Pasaran

Sejumlah pengguna dan media teknologi menemukan bahwa Gigabyte GeForce RTX 3060 WINDFORCE OC 12GB kembali tersedia melalui retailer Newegg dengan harga US$339,99.

Harga tersebut sekitar US$10 lebih mahal dibanding MSRP saat RTX 3060 pertama kali diluncurkan.

Meski stoknya tidak bertahan lama dan langsung habis terjual, kemunculan produk ini memperkuat indikasi bahwa NVIDIA memang kembali memproduksi GPU generasi Ampere untuk membantu memenuhi permintaan pasar yang masih tinggi.

Laporan dari beberapa negara di Eropa juga menunjukkan bahwa RTX 3060 mulai kembali tersedia di berbagai toko, meski NVIDIA sendiri hingga saat ini belum memberikan pengumuman resmi mengenai kembalinya produksi kartu grafis tersebut.

Kemungkinan Bagian dari Strategi NVIDIA

Awal tahun ini, dalam ajang CES 2026, CEO NVIDIA Jensen Huang sempat membuka kemungkinan untuk membawa kembali GPU generasi lama sebagai solusi atas terbatasnya pasokan hardware.

Lonjakan permintaan GPU akibat perkembangan industri kecerdasan buatan (AI), machine learning, serta tingginya kebutuhan komputasi membuat kartu grafis modern menjadi semakin sulit diperoleh di sejumlah wilayah.

Menghidupkan kembali lini Ampere dinilai bisa menjadi cara yang relatif cepat untuk menambah stok tanpa harus mengalokasikan seluruh kapasitas produksi ke arsitektur terbaru.

Meski belum ada konfirmasi bahwa kemunculan RTX 3060 merupakan bagian dari rencana tersebut, waktunya dinilai cukup bertepatan dengan pernyataan Huang beberapa bulan lalu.

Harga Dinilai Kurang Kompetitif

Walaupun kehadiran kembali RTX 3060 memberi tambahan pilihan bagi konsumen, banyak pihak mempertanyakan harga yang ditawarkan.

Dengan banderol sekitar US$340, RTX 3060 kini berada di kisaran harga yang sama dengan beberapa GPU generasi terbaru yang menawarkan performa jauh lebih tinggi.

Sebagai contoh, kartu grafis seperti AMD Radeon RX 9060 XT dikabarkan hanya sedikit lebih mahal tetapi mampu memberikan peningkatan performa yang jauh lebih besar.

Bahkan di kubu NVIDIA sendiri, konsumen sudah bisa menemukan GeForce RTX 5060 pada kisaran harga yang tidak berbeda jauh. GPU tersebut menawarkan arsitektur yang lebih modern, efisiensi lebih baik, serta dukungan terhadap berbagai teknologi terbaru milik NVIDIA.

Tidak Mendukung Fitur NVIDIA Terbaru

Selain performa, keterbatasan fitur juga menjadi salah satu alasan mengapa RTX 3060 dianggap kurang menarik di tahun 2026.

Karena menggunakan arsitektur Ampere, kartu grafis ini tidak mendukung Frame Generation dan tidak dapat memanfaatkan seluruh kemampuan teknologi DLSS 4.5 maupun DLSS 5 yang kini menjadi salah satu daya tarik utama ekosistem GPU NVIDIA.

Padahal, fitur-fitur berbasis AI tersebut menjadi nilai jual penting bagi kartu grafis GeForce generasi terbaru, terutama untuk meningkatkan frame rate tanpa harus mengorbankan kualitas visual.

Akibatnya, RTX 3060 lebih cocok bagi pengguna yang hanya membutuhkan GPU kelas menengah dengan VRAM 12 GB, tanpa terlalu memprioritaskan teknologi grafis terbaru.

Menguntungkan Bagi NVIDIA

Dari sisi bisnis, keputusan menjual kembali RTX 3060 justru dinilai cukup masuk akal.

Arsitektur Ampere sudah diproduksi selama bertahun-tahun sehingga biaya produksinya kemungkinan jauh lebih rendah dibanding GPU Blackwell generasi terbaru. Dengan menjual GPU lama menggunakan harga yang mendekati produk baru, margin keuntungan yang diperoleh NVIDIA diperkirakan jauh lebih besar.

Selain itu, tingginya permintaan GPU membuat hampir semua stok yang tersedia tetap mampu terserap pasar. Hal tersebut terlihat dari stok RTX 3060 di Newegg yang habis dalam waktu singkat meski menggunakan harga di atas MSRP peluncurannya.

Masih Menjadi GPU Favorit Banyak Gamer

Meski sudah berusia lima tahun, RTX 3060 tetap menjadi salah satu kartu grafis paling populer di komunitas PC gaming. GPU ini masih banyak digunakan berkat kombinasi performa yang cukup baik untuk bermain di resolusi 1080p maupun 1440p, serta kapasitas VRAM 12 GB yang masih relevan untuk banyak game modern.

Namun, bagi pengguna yang ingin merakit PC baru pada 2026, kehadiran RTX 3060 dengan harga saat ini mungkin bukan pilihan yang paling menarik. Dengan selisih harga yang tidak terlalu besar, GPU generasi terbaru menawarkan performa lebih tinggi, efisiensi yang lebih baik, serta dukungan fitur AI terkini yang diperkirakan akan semakin penting untuk game-game masa depan.

Meski demikian, langkah NVIDIA menghidupkan kembali RTX 3060 menunjukkan bahwa perusahaan masih melihat peluang bisnis dari GPU generasi lama di tengah kondisi pasar hardware yang belum sepenuhnya stabil.

Soure: GameRant

Previous
Moonlit Orchard, Game Farming Sim Lokal dari Surabaya yang Gabungkan Sihir dan Dunia Mitologi
Next
Tidak Akan Ada Baldur's Gate 4? Tak Mau Dibayangi Kesuksesan Baldur's Gate 3 Larian Studios

OUR SOCIAL MEDIA

Featured Article

LATEST ARTICLE

thumbnail2
Update Terbaru Honkai Star Rail 4.4 Rilis 15 Juli 2026, Hadirkan Himeko Nova dan Kolaborasi Fate/stay night Phase 2
thumbnail2
Tiket Konser Wuthering Waves Sold Out di Banyak Negara, Tur “To the New World” Lanjut ke Los Angeles
thumbnail2
Moonlit Orchard, Game Farming Sim Lokal dari Surabaya yang Gabungkan Sihir dan Dunia Mitologi
NVIDIA Diam-Diam Jual Lagi GeForce RTX 3060, Harganya Justru Lebih Mahal dari Saat Rilis
NVIDIA Diam-Diam Jual Lagi GeForce RTX 3060, Harganya Justru Lebih Mahal dari Saat Rilis
Tidak Akan Ada Baldur's Gate 4? Tak Mau Dibayangi Kesuksesan Baldur's Gate 3 Larian Studios
Tidak Akan Ada Baldur's Gate 4? Tak Mau Dibayangi Kesuksesan Baldur's Gate 3 Larian Studios

TRENDING ARTICLE

thumbnail2
Kontroversi Valko Love and Deepspace Memanas, Papergames Dikritik karena Dianggap Abaikan Pemain Lama
thumbnail2
Project GT, Game “Waifu Mobil” dari Tim Berpengalaman di miHoYo hingga Tencent, Tembus Target Kickstarter
thumbnail2
Love and Deepspace Batalkan Valko, Developer Minta Maaf ke Pemain
Harga GTA VI di Indonesia! Sudah Bisa Pre-Order!
Harga GTA VI Indonesia, Sudah Bisa Pre-Order Sekarang!
Kabar Terbaru Final Fantasy Resonance, Bawa Kisah Brave Exvius ke Format HD-2D untuk Konsol dan PC
Kabar Terbaru Final Fantasy Resonance, Bawa Kisah Brave Exvius ke Format HD-2D untuk Konsol dan PC
thumbnail2
thumbnail2
Tidak Akan Ada Baldur's Gate 4? Tak Mau Dibayangi Kesuksesan Baldur's Gate 3 Larian Studios
Game Paling Horror Yang Pernah Ada! Inilah Semua Hal yang Sudah Diketahui Tentang Game Horor Ambisius Hideo Kojima OD
thumbnail2
thumbnail2