Zaman sekarang sudah makin canggih, urusan main game mobile bukan lagi cuma soal tap-tap layar sampai jempol panas. Masalahnya, makin ke sini game gacha makin “niat”—grafiknya makin gila, sistem combat-nya makin kompleks, dan musuhnya makin susah. Kalau masih maksa pakai touchscreen, yang ada layar malah ketutupan jempol sendiri dan kontrol jadi kurang presisi.
Nah, buat kalian yang pengen naik kelas dan ngerasain sensasi main game gacha berasa game konsol mahal, pakai gamepad adalah jalan ninjanya. Berdasarkan pengalaman kru Underboard, ini dia 6 game yang kalau dimainkan pakai kontroler, bedanya bakal terasa signifikan banget. Check it out!
Table of Contents
1. Zenless Zone Zero (HoYoverse)
Jujur saja, di antara semua game rilisan HoYoverse, Zenless Zone Zero (ZZZ) adalah yang paling “gamepad-able”. Mekanik combat-nya yang cepat dan sistem ganti karakternya itu terasa sudah didesain buat pemain kontroler. Kalau pakai keyboard atau touchscreen mungkin agak kagok, tapi begitu pakai gamepad, tinggal pencet L1 atau R1 buat swap karakter. Rasanya jauh lebih luwes, apalagi ZZZ punya input combo ala game fighting yang bikin animasinya lebih variatif. Main sambil rebahan pun jadi lebih nikmat!
2. Wuthering Waves (Kuro Games)
Kuro Games memang nggak main-main soal urusan teknis. Mereka sudah menyiapkan custom layout khusus buat pengguna gamepad, yang jujur saja, jarang terpikirkan oleh developer gacha lain. Hasilnya? UI jadi bersih banget dan pandangan kita ke dunia Solaris nggak keganggu tombol virtual. Meskipun efek visualnya ramai banget pas battle, pakai gamepad bikin kita merasa lebih punya kendali penuh atas karakter. Eksplorasinya pun jadi berasa banget imersinya, selevel game premium.
3. Guardian Tales
Jangan tertipu sama visual pixel art-nya yang retro. Guardian Tales ini “tua-tua keladi”. Meski rilis sudah cukup lama, developer-nya sudah mikirin banget soal dukungan gamepad. Begitu kontroler dicolok, layout tombolnya otomatis berubah total. Paling terasa pas lagi ngeluarin chain skill; tinggal tekan input arah, kombonya langsung jalan. Memang sih, pas di lobby kita masih dikasih kursor mouse virtual buat navigasi, tapi untuk urusan gameplay, game ini jauh lebih asyik kalau nggak pakai layar sentuh.
Pro Tip dari Underboard: Main game gacha berjam-jam butuh senjata yang nggak gampang rewel. Kalau kalian lagi nyari kontroler yang nggak cuma keren tapi juga awet, Fantech EOS Pro 2 bisa jadi pilihan. Sudah pakai teknologi Hall Effect jadi anti-drifting, pas banget buat hajar bos di Wuthering Waves. Dan kalau lagi main di PC, tandemkan dengan mouseFantech Helios Pro S biar navigasi menu makin sat-set.
4. Stella Sora
Ada yang kaget game idle masuk list ini? Jangan salah, Stella Sora punya kualitas visual yang cakep banget dan layout-nya sudah dioptimasi dengan sangat baik untuk gamepad. Saat masuk ke fase battle, sensasinya mendadak berubah jadi mirip main di Nintendo Switch. Sayangnya, dukungannya memang masih terbatas di porsi tempur saja, sementara di menu utama kita masih harus manual tap-tap layar. Tapi buat urusan “fun service” dan kenyamanan tempur, pakai kontroler tetap menang banyak.
5. Where Winds Meet
NetEase sepertinya memang ingin membawa standar baru lewat game bertema Wuxia ini. Walaupun statusnya MMORPG, feel permainannya lebih condong ke arah single-player action yang mirip-mirip genre soulslike. Terbang sana-sini dan tebas-tebasan pedang di game ini terasa jauh lebih memuaskan kalau pakai analog gamepad. Serius deh, kalau kalian main ini pakai kontroler, kalian bakal lupa kalau ini sebenarnya game free-to-play. Semuanya terasa sangat solid dan rapi.
6. Arknights: Endfield
Terakhir, ada judul yang paling ditunggu-tunggu: Arknights: Endfield. Dari masa tesnya saja sudah kelihatan kalau Hypergryph membangun game ini dengan sangat serius. Masalah utama main game begini di HP adalah tombol UI-nya yang kadang kegedean dan bikin layar sumpek. Gamepad adalah solusi buat kalian yang pengen eksplorasi dunianya dengan lega. Meski sistem bangun pabriknya butuh penyesuaian sedikit kalau pakai kontroler, tapi buat urusan tempur dan keliling map, gamepad adalah pilihan absolut buat kenyamanan maksimal.
Kesimpulannya?
Pakai gamepad bukan cuma soal gaya, tapi soal memaksimalkan pengalaman bermain yang sudah disiapkan oleh developer. Layar jadi luas, kontrol jadi presisi, dan yang paling penting: tangan nggak gampang pegal.
Kalau menurut kalian sendiri gimana? Ada game gacha lain yang menurut kalian wajib pakai gamepad?