• Home
  • Game
  • Mission Mancala: Game Roguelike Deckbuilder Terinspirasi Congklak dari Studio Lokal Bandung

Mission Mancala: Game Roguelike Deckbuilder Terinspirasi Congklak dari Studio Lokal Bandung

SHARE ARTIKEL INI

Bandung, Indonesia – 26 Februari 2026 — Industri game Indonesia kembali menghadirkan proyek menarik dari developer lokal. HOOP Studio, studio pengembang game independen yang berbasis di Bandung, memperkenalkan Mission Mancala, sebuah game yang menggabungkan permainan tradisional congklak (mancala) dengan mekanik modern roguelike deckbuilding.

Game ini direncanakan akan rilis di Steam pada tahun 2026 dan menawarkan pendekatan unik dengan mengolah permainan tradisional menjadi pengalaman strategi yang lebih kompleks dan misterius.

Mission Mancala menghadirkan gameplay yang berbeda dari game kartu maupun roguelike pada umumnya. Pemain akan berhadapan dengan papan Mancala yang terus berevolusi, di mana setiap langkah dapat memengaruhi strategi dan hasil permainan.

Mengubah Congklak Menjadi Gameplay Strategis

Sebagai inti permainan, Mission Mancala tetap mempertahankan mekanik dasar congklak. Pemain menggunakan marble (biji), hole, dan base hole untuk menyebarkan biji secara strategis di papan permainan.

Namun, konsep tradisional tersebut dikembangkan dengan berbagai sistem modern yang membuat gameplay menjadi lebih dinamis, seperti:

  • Pusaka & Pamungkas Card, kartu power-up yang dapat memengaruhi jalannya permainan
  • Sistem build strategi yang memungkinkan pemain menciptakan kombinasi kemampuan berbeda
  • Tantangan yang berubah di setiap sesi permainan

Setiap permainan menghadirkan variasi buff, target poin, hingga boss yang berbeda, sehingga pemain perlu terus menyesuaikan strategi mereka di setiap run.

Selain itu, pemain juga dapat mengumpulkan Patra, mata uang dalam game yang digunakan untuk membeli berbagai item pendukung melalui sistem shop.

Kisah Misteri di Toko Barang Antik

Selain gameplay strategi, Mission Mancala juga menghadirkan unsur cerita misterius.

Game ini berlatar di sebuah toko barang antik, di mana pemain berperan sebagai detektif ketujuh dari Astral Control Authority (ACA). Tugas pemain adalah menyelidiki fenomena aneh yang berkaitan dengan sebuah permainan Mancala misterius.

Sepanjang permainan, pemain dapat menemukan berbagai dokumen tersembunyi melalui sistem Archive Document, yang secara perlahan mengungkap misteri di balik papan Mancala tersebut.

Pendekatan ini membuat setiap sesi permainan tidak hanya berfokus pada strategi, tetapi juga pada eksplorasi cerita yang lebih luas.

Astral Control Authority dan Dunia Game

Dalam dunia Mission Mancala, Astral Control Authority merupakan organisasi swasta yang terbentuk sekitar 500 tahun setelah perang besar yang mengubah dunia.

Organisasi ini memiliki tugas untuk mengawasi berbagai fenomena astral dan supranatural, termasuk kejadian misterius yang berkaitan dengan permainan Mancala.

Melalui berbagai bukti dan dokumen yang ditemukan selama permainan, pemain perlahan akan memahami bagaimana fenomena tersebut terhubung dengan dunia yang lebih besar.

Game Lokal dengan Pendekatan Budaya Modern

Mission Mancala menjadi salah satu contoh bagaimana studio lokal mencoba mengolah elemen budaya Indonesia menjadi konsep game yang lebih modern.

Alih-alih hanya menampilkan unsur budaya secara visual, HOOP Studio mencoba menjadikannya sebagai fondasi gameplay utama, dalam hal ini melalui mekanik permainan congklak yang dikembangkan menjadi sistem strategi roguelike.

Saat ini, pemain juga dapat melihat gambaran awal permainan melalui versi demo yang tersedia di Steam, sembari menunggu perilisan penuh Mission Mancala yang direncanakan hadir pada tahun 2026.

Tentang HOOP Studio

HOOP Studio merupakan studio pengembang game independen yang didirikan pada 2024 di Bandung. Studio ini berfokus pada pengembangan game yang menggabungkan kedalaman gameplay, atmosfer yang kuat, serta narasi yang berkarakter.

HOOP Studio juga berkomitmen untuk mengangkat tema-tema Indonesia melalui interpretasi yang relevan bagi gamer modern, dengan menghadirkan pengalaman interaktif yang segar dan kompetitif di industri game saat ini.

Previous
Review Resident Evil Requiem Indonesia – Perpaduan Horor Intens dan Aksi Brutal yang Solid
Next
Game Mobile Terbaru Maret 2026 yang Wajib Dicoba di Android dan iOS

OUR SOCIAL MEDIA

Featured Article

LATEST ARTICLE

thumbnail2
Update Terbaru Honkai Star Rail 4.4 Rilis 15 Juli 2026, Hadirkan Himeko Nova dan Kolaborasi Fate/stay night Phase 2
thumbnail2
Tiket Konser Wuthering Waves Sold Out di Banyak Negara, Tur “To the New World” Lanjut ke Los Angeles
thumbnail2
Moonlit Orchard, Game Farming Sim Lokal dari Surabaya yang Gabungkan Sihir dan Dunia Mitologi
NVIDIA Diam-Diam Jual Lagi GeForce RTX 3060, Harganya Justru Lebih Mahal dari Saat Rilis
NVIDIA Diam-Diam Jual Lagi GeForce RTX 3060, Harganya Justru Lebih Mahal dari Saat Rilis
Tidak Akan Ada Baldur's Gate 4? Tak Mau Dibayangi Kesuksesan Baldur's Gate 3 Larian Studios
Tidak Akan Ada Baldur's Gate 4? Tak Mau Dibayangi Kesuksesan Baldur's Gate 3 Larian Studios

TRENDING ARTICLE

thumbnail2
Kontroversi Valko Love and Deepspace Memanas, Papergames Dikritik karena Dianggap Abaikan Pemain Lama
thumbnail2
Project GT, Game “Waifu Mobil” dari Tim Berpengalaman di miHoYo hingga Tencent, Tembus Target Kickstarter
thumbnail2
Love and Deepspace Batalkan Valko, Developer Minta Maaf ke Pemain
Harga GTA VI di Indonesia! Sudah Bisa Pre-Order!
Harga GTA VI Indonesia, Sudah Bisa Pre-Order Sekarang!
Kabar Terbaru Final Fantasy Resonance, Bawa Kisah Brave Exvius ke Format HD-2D untuk Konsol dan PC
Kabar Terbaru Final Fantasy Resonance, Bawa Kisah Brave Exvius ke Format HD-2D untuk Konsol dan PC
thumbnail2
thumbnail2
thumbnail2
NVIDIA Diam-Diam Jual Lagi GeForce RTX 3060, Harganya Justru Lebih Mahal dari Saat Rilis
Tidak Akan Ada Baldur's Gate 4? Tak Mau Dibayangi Kesuksesan Baldur's Gate 3 Larian Studios
Game Paling Horror Yang Pernah Ada! Inilah Semua Hal yang Sudah Diketahui Tentang Game Horor Ambisius Hideo Kojima OD