Nintendo akhirnya buka suara soal kenaikan harga Switch 2 yang bakal mulai berlaku dalam beberapa bulan ke depan. Di tengah reaksi fans yang cukup ramai, presiden Nintendo Shuntaro Furukawa mengatakan bahwa perusahaan kini fokus meningkatkan “ownership value” dari konsol tersebut lewat deretan game dan dukungan konten ke depannya.
Pernyataan ini muncul setelah Nintendo mengonfirmasi bahwa harga Nintendo Switch 2 akan naik di beberapa wilayah.
Switch 2 Akan Lebih Mahal Mulai September
Saat pertama dirilis pada Juni 2025, Nintendo Switch 2 dijual dengan harga 449 dolar AS. Nintendo juga sempat menawarkan bundle bersama Mario Kart World seharga 499 dolar AS, yang dianggap cukup menarik karena pemain mendapatkan potongan harga untuk game tersebut.
Namun mulai 1 September nanti, harga standar Switch 2 di Amerika Serikat akan naik menjadi 499 dolar AS. Kenaikan serupa juga disebut bakal terjadi di beberapa region lain.
Bagi banyak pemain, keputusan ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Dalam setahun terakhir, Sony dan Microsoft juga sudah lebih dulu menaikkan harga PS5 serta Xbox Series X/S. Karena itu, sebagian komunitas memang sudah memprediksi Switch 2 pada akhirnya akan mengikuti langkah serupa.
Meski begitu, Nintendo masih memberikan waktu beberapa bulan bagi konsumen yang ingin membeli konsol tersebut sebelum harga barunya berlaku.
Nintendo Fokus Bangun Library Game yang Lebih Kuat
Dalam sesi meeting bersama investor, Shuntaro Furukawa sempat meminta maaf atas kenaikan harga tersebut. Ia menjelaskan bahwa Nintendo ingin memastikan pemilik Switch 2 merasa keputusan membeli konsol itu tetap sepadan.
Salah satu fokus utamanya tentu ada pada lini game. Nintendo disebut sedang menyiapkan berbagai judul besar untuk memperkuat daya tarik Switch 2 dalam jangka panjang.
Beberapa game yang sudah diumumkan antara lain Yoshi and the Mysterious Book, Star Fox, dan Splatoon Raiders. Namun Furukawa memberi sinyal bahwa masih ada lebih banyak proyek lain yang belum diperlihatkan ke publik.
Pernyataan itu langsung membuat banyak fans mulai berspekulasi soal kemungkinan pengumuman besar dalam waktu dekat.
Nintendo Direct Diprediksi Jadi Momen Penting
Sampai sekarang, lineup Nintendo untuk sisa tahun 2026 memang masih cukup misterius. Namun beberapa rumor mulai bermunculan, termasuk soal remake The Legend of Zelda: Ocarina of Time untuk Switch 2.
Selain itu, Fire Emblem: Fortune’s Weave juga sudah dipastikan rilis sebelum akhir tahun, meski tanggal pastinya belum diumumkan.
Karena Nintendo biasanya menggelar Nintendo Direct pada bulan Juni, banyak fans percaya presentasi berikutnya akan menjadi panggung utama untuk memperlihatkan rencana besar Switch 2 ke depan.
Kalau benar terjadi, event tersebut kemungkinan bakal digunakan Nintendo untuk meyakinkan pemain bahwa harga baru Switch 2 memang sebanding dengan dukungan game yang disiapkan.
Faktor Ekonomi Disebut Jadi Penyebab Kenaikan Harga
Laporan yang beredar menyebut ada beberapa faktor yang memengaruhi keputusan Nintendo menaikkan harga konsolnya. Mulai dari biaya RAM yang meningkat, tarif perdagangan, hingga situasi geopolitik global disebut ikut memberikan dampak.
Di sisi lain, investor Nintendo kabarnya juga mendorong perusahaan untuk melakukan penyesuaian harga. Hal itu terjadi meski penjualan Switch 2 disebut masih melampaui performa Switch generasi pertama.
Kini pertanyaan besarnya adalah apakah momentum penjualan tersebut bisa tetap bertahan setelah harga barunya resmi berlaku nanti.
Namun kalau Nintendo benar-benar mampu menjaga kualitas dan konsistensi lineup gamenya, banyak pemain kemungkinan masih akan melihat Switch 2 sebagai investasi yang layak.
Apalagi tahun 2027 juga sudah mulai dipenuhi rumor menarik. Pokemon Winds and Waves disebut akan hadir tahun depan, sementara game 3D Mario baru juga terus ramai dibicarakan komunitas meski Nintendo masih belum memberikan petunjuk resmi apa pun.