Prekuel 2D yang Bisa Langsung Kalian Mainkan Hari Ini!
Di tengah ekspektasi fans yang masih berharap pengumuman God of War 3D lanjutan God Of War Ragnarök, Sony justru menutup PlayStation Showcase dengan kejutan tak terduga. Bukan sekuel besar berskala sinematik, melainkan sebuah proyek yang lebih klasik, God of War Sons of Sparta, game 2D retro yang langsung dirilis hari ini juga.
Ya, ini bukan teaser. Bukan “coming soon.” Game-nya sudah bisa diunduh sekarang di PlayStation 5 dengan harga $30.
Kembali ke Masa Muda Kratos

Alih-alih melanjutkan kisah era Norse, Sons of Sparta membawa kita mundur ke masa lalu Kratos, jauh sebelum ia menjadi Ghost of Sparta yang kita kenal. Ceritanya berfokus pada masa mudanya saat menjalani pelatihan brutal di Spartan Agoge bersama sang saudara, Deimos.
Premisnya sederhana tapi kuat: dua saudara yang ditempa dalam kerasnya disiplin Sparta harus menghadapi ancaman yang menguji batas fisik dan mental mereka. Tema soal kehormatan, tugas, dan pengorbanan menjadi fondasi utama cerita prekuel ini.
Menariknya, kisah yang dihadirkan disebut sebagai bagian kanon resmi semesta God of War. Artinya, ini bukan spin-off asal tempel, melainkan tambahan penting untuk lore Kratos.
Aksi Pixel Art Bergaya Era Sega Genesis

Dari sisi gameplay, Sons of Sparta mengusung format 2D action platformer dengan pendekatan visual pixel art yang mengingatkan pada era Sega Genesis, hanya saja dengan sentuhan modern yang lebih detail dan halus.
Kratos akan menggunakan pedang/tombak dan perisainya untuk menghadapi berbagai makhluk mitologi Yunani. Sepanjang perjalanan, ia bisa memperoleh “Gifts of Olympus” yang membuka kemampuan baru, memberi variasi dalam pertarungan dan eksplorasi.
Kalau tampilannya sudah menjanjikan nostalgia yang kuat, sekarang tinggal satu pertanyaan: apakah feel gameplay-nya bisa se-solid visualnya?
Kolaborasi Developer Berpengalaman
Game ini dikembangkan oleh Mega Cat Studios, studio di balik WrestleQuest (2023) dan kebangkitan seri Backyard Sports, dalam kerja sama dengan Santa Monica Studio. Kombinasi ini cukup menarik karena menghadirkan pengalaman developer retro dengan pengawasan langsung dari pemilik IP God of War.
Secara konsep, ini bukan proyek AAA sinematik seperti Ragnarok. Tapi justru itu yang membuatnya terasa unik. Di saat banyak franchise berlomba menjadi semakin besar dan kompleks, Sons of Sparta memilih kembali ke akar: gameplay fokus, visual retro, dan cerita yang padat.
Nostalgia atau Strategi Cerdas?
Shadowdrop seperti ini bukan hal yang sering dilakukan Sony, apalagi untuk franchise sebesar God of War. Tapi justru karena itu, Sons of Sparta terasa seperti eksperimen menarik, mengisi kekosongan sebelum pengumuman besar berikutnya tiba.
Sekarang pertanyaannya, Boss: apakah ini hanya spin-off nostalgia untuk menahan rindu fans, atau justru bukti bahwa God of War masih punya banyak cerita yang bisa digali, bahkan dalam format 2D?
Yang jelas, kalau kamu penasaran melihat masa muda Kratos dalam balutan pixel art brutal, game ini sudah bisa kamu mainkan sekarang juga.