Apakah kalian tahu?
Istilah “setoran 200MB” yang sering kalian dengar di komunitas sebenarnya lahir dari rilis awal Wuthering Waves yang penuh masalah teknis.

Saat pertama kali meluncur, WuWa dibanjiri keluhan soal:
• FPS yang sering drop dan stutter
• Loading lama dan texture pop-in
• Crash random di beberapa device
• Optimisasi yang terasa belum matang, terutama di HP mid–low
Sebagai respons, developer rajin merilis patch kecil berukuran ratusan MB dalam tempo yang cukup sering kadang terasa seperti tiap kali pemain mau login, selalu ada “download data dulu”. Dari situlah komunitas Indonesia mulai menyindir setiap hotfix sebagai “setoran 200MB”: sebelum menikmati game, harus “nyetor” data dulu ke server.
Ironisnya, di balik olokan itu, ukuran penuh Wuthering Waves sendiri sebenarnya sudah sangat besar untuk standar game mobile yang sudah menyentuh puluhan GB bahkan di versi PC sudah menyentuh >100GB setelah semua data dan update terpasang. Jadi, patch 200MB yang sering muncul itu bukan apa-apa dibandingkan ukuran totalnya, tapi cukup untuk jadi meme abadi di kalangan pemain.
Sekarang, tiap kali WuWa dapat hotfix kecil dan muncul notifikasi download:
“Setoran 200MB dulu, bos…” jadi refleks bercandaan wajib para Rover.
Ditengah tragedi harga Storage / SSD yang sedang tergoreng tentu saja akan sangat ber-impact pada kantong para gamers saat ini.
